BPOM bersiap membahas regulasi untuk susu kental manis

2020-12-28

Reporter Tribunnews.com Laporan Eko Sutriyanto-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersiap membahas BPOM (Perka) Nomor 31 tentang aturan pokok 2018, yang menyangkut makanan olahan, khususnya susu kental manis ( SKM). ) yang dinilai tidak konsisten dalam banyak hal dan bermuara pada berbagai penjelasan.Tak hanya itu, BPOM berjanji untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat bahwa SKM bukan susu. –Makanan Olahan BPOM mengajukan permintaan tersebut. Anisyah, Direktur Pendaftaran, mengadakan acara seminar online “Diskusi Terbatas BPOM selama 2 Tahun, Edisi 31 Tahun 2018: Pemerintah Semangat Pengelolaan Makanan Penutup Susu Kental”, yang baru-baru ini dikembangkan oleh KOPMAS.

Disponsori oleh konsumen, pemerintah dan media. Oleh karena itu, saya menghimbau semua pihak untuk bersama-sama melindungi keamanan pangan di Indonesia, ”ujarnya. Hal ini terkait dengan iklan pangan yang merugikan masyarakat dan terkait regulasi yang perlu ditingkatkan ….“ Kami menyambut semua kritikus untuk membahas regulasi kami. Agar pembahasannya bisa lebih baik lagi, ”ujarnya. -Rizal E Halim, Koordinator Panitia Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), mengatakan susu kental manis masih tercantum dalam Perka BPOM Nomor 31 2018. -Seberapa banyak di masyarakat Jenis Penjelasannya.

Ia mencontohkan isi pasal 53 Perka BPOM 31/2018 yang sepertinya membuat SKM menjadi terkenal. Pasal 53 Perka BPOM menyebutkan bahwa label produk SKM harus mengandung “Tidak berlaku selama 12 bulan “Bayi-bayi berikut”, dan Pasal 67 menetapkan bahwa usia adalah 5 tahun.

Leave A Comment