Vaksin tablet TBC Son of the Nation akan diproduksi di Ukraina

2020-12-28

Reporter Tribunnews Larasati Dyah Utami melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Duta Besar Indonesia untuk Ukraina Yudi mengungkapkan vaksin TBC dalam bentuk tablet yang ditemukan oleh pria Indonesia akan diproduksi dan dijual di Ukraina. Vaksin anti tuberkulosis juga akan tersedia di masa mendatang. Di seluruh Eropa, mungkin juga dijual dan digunakan di Indonesia.

“Ini bukan hanya kabar baik bagi Indonesia dan Ukraina. Dubes RI dalam siaran persnya, Kamis (10 Agustus 2020), menyampaikan bahwa kerja sama produksi vaksin ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi kedua negara, tetapi juga Ini akan membawa manfaat bagi kesehatan dan keselamatan manusia.Vaksin ini dikembangkan bersama oleh anak-anak dari dua negara yaitu Dr. Satria Arief Prabowo dan Dr. Petrus Freddy Cahyono yang sepakat memproduksi vaksin ciptaan Dr. Satria .

Satria Dokter sendiri merupakan dokter termuda di Indonesia dan peneliti vaksin di Indonesia. Ukraina

Baca: Corona Sama dengan TBC, Cacar dan Flu, Satgas: COVID-19 Bukan Kutukan

Baca: Jokowi Bakal Lepas Keputusan Presiden untuk memerangi tuberkulosis di Indonesia-Petrus Freddy adalah investor Ukraina dan pemilik perusahaan Indonesia di Ukraina, dan LLC Pravitna Genius Sel .- “Rencana Produksi Vaksin Logonya adalah e LLC Pravitna Genius Cell and Immunitor Ltd (Kanada) di Broly, Ukraina (07/10/2020) pada Rabu, “kata Duta Besar RI, Dr. Satria, dalam siaran pers yang ditemukan timnya. Ciri inovatif dari vaksin tuberkulosis adalah vaksin oral yang disuntikkan ke dalam tubuh dalam bentuk cair, namun dapat dicapai melalui tablet yang dapat bereaksi langsung pada sumber penyakit dan suplemen imun. -Meski Petrus F. Cahyono menambahkan vaksin yang dikembangkan masih Ia memiliki kemampuan untuk melindungi sel manusia agar tidak tertular virus Covid-19.

Oleh karena itu, menurutnya dapat dikembangkan sebagai pengganti proses rehabilitasi pasien Covid-19. -Untuk itu, kedua belah pihak akan Obat tersebut akan dipelajari lebih lanjut di masa depan sebagai terapi alternatif untuk Covid19.

Leave A Comment