Vaksin TBC Putra Bangsa dalam bentuk tablet akan diproduksi di Ukraina

2020-12-29

Reporter Tribunnews Larasati Dyah Utami melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Duta Besar RI untuk Ukraina Yudi mengungkapkan, vaksin TBC dalam bentuk tablet yang ditemukan putra Indonesia tersebut akan diproduksi di Ukraina dan dijual di Ukraina. Vaksin anti tuberkulosis juga akan tersedia di masa mendatang. Di seluruh Eropa, dan dapat dijual serta digunakan di Indonesia.

“Bagi Indonesia dan Ukraina, ini bukan hanya kabar baik. Dubes RI dalam keterangannya, Kamis (10/8) mengatakan, kerja sama produksi vaksin seperti ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi kedua negara. Ini juga akan membawa manfaat bagi kesehatan dan keselamatan manusia. Dr. Satria Arief Prabowo dan Petrus Freddy Cahyono, dua anak etnis, sepakat memproduksi vaksin ciptaan Dr. Satria.

Dr. Satria sendiri merupakan yang termuda di Indonesia Seorang Dokter di Ukraina dan Peneliti Vaksin di Ukraina. — Baca: Corona Sama dengan Tuberkulosis, Cacar dan Influenza, Satgas: COVID-19 Bukan Kutukan

Baca: Jokowi Akan Keluarkan Perpres Pemberantasan Indonesia Tuberculosis-Petrus Freddy adalah investor Indonesia di Ukraina dan pemilik perusahaan Indonesia LLC Pravitna Genius Sel .- “Logo rencana produksi vaksin adalah antara LLC LLC Pravitna Genius Cell dan Immunitor Ltd (Kanada) Menandatangani letter of intent (LoI). ) (Rabu (7/10/2020) di Broly, Ukraina, Duta Besar RI, Dr. Satria dalam siaran persnya mengatakan inovasi vaksin tuberkulosis yang ditemukan timnya adalah vaksin oral .— Vaksin tidak masuk ke dalam tubuh manusia dalam bentuk suntikan, melainkan melalui tablet yang dapat langsung merespon sumber penyakit dan suplemen imun-Petrus F. Cahyono menambahkan vaksin yang dikembangkan juga memiliki kemampuan untuk melindungi sel manusia, jadi tidak Akan tertular virus Covid-19. -Karena itu, menurutnya, dapat menggantikan pengobatan pasien Covid-19. -Untuk itu, kedua belah pihak akan melakukan penelitian lebih lanjut tentang obat tersebut ke depannya sebagai terapi alternatif untuk Covid-19.

Leave A Comment