Radiologi di Klinik Permenkes dinilai kurang akurat dan ditolak Ikatan Dokter, Apa kata Menkes?

2020-12-29

Reporter Tribunnews.com Jakarta Rina Ayu (Rina Ayu) melaporkan-Peraturan Menteri Kesehatan (PMK / Permenkes) Nomor 24 Tahun 2020, tentang pelayanan radiologi klinis, telah menyebabkan penolakan berbagai asosiasi dokter profesional. Apa yang dikatakan Kementerian Kesehatan?

Kementerian Kesehatan Indonesia memilih untuk tidak mengomentari partai oposisi mana pun.

Tribunnews.com telah meminta tanggapan dari berbagai pejabat Kementerian Kesehatan yang diawasi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sejak pekan lalu. , Tapi tidak ada tanggapan yang diterima.

Majelis Ikatan Dokter Indonesia (MKKI) dan lebih dari 30 asosiasi profesi kedokteran dan perguruan tinggi kedokteran terlebih dahulu menolak.

MKKI melayangkan surat penolakan dan meminta Menkes RI Terawan Agus Putranto mencabut Permenkes. Bacaan: Ikatan Dokter Gigi Indonesia juga menolak pelayanan radiologi klinik Permenkes # 24/2020

Bacaan: Khawatir Angka Kematian Meningkat, Ikatan Dokter Menolak pertanyaan radiologi Menteri Kesehatan Terawan- “Mohon maaf atas munculnya Permenkes di salah. Ketua MKKI David Perdanakusuma (David Perdanakusuma) menerimanya di Tribunnews.com pekan lalu. Siaran pers menyebutkan bahwa pemberian Menkes tidak tepat, namun juga akan berdampak negatif pada berbagai hal.Kerusakan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan bentuk keterlambatan dan penurunan kualitas.

Seperti dokter kandungan yang tidak mampu melaksanakan Pemeriksaan USG akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien, termasuk kematian ibu dan bayi. -Selanjutnya, ahli jantung tidak akan dapat melakukan penilaian kardiovaskular untuk pasien dengan stenosis vaskular.

Leave A Comment