Kekurangan zat gizi mikro dapat mengganggu kekebalan anak Anda dan memengaruhi kesuksesan

2020-12-30

Laporan Eko Sutriyanto, jurnalis Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien atau mikronutrien dalam jumlah kecil. Tapi-mikronutrien penting untuk pembentukan hormon dan aktivitas enzim untuk berbagai perubahan metabolisme dalam tubuh, termasuk peran sistem kekebalan.

Ahli gizi, PhD. Florentina M. Rahardja, M. Gizi, Sp.GK menyampaikan bahwa dua zat gizi yang disebutkan dalam mikronutrien adalah vitamin dan mineral, dan salah satu sumber alaminya adalah buah.

Kelompok yang paling mungkin menyebabkan defisiensi mikronutrien adalah ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.

“Untuk anak-anak, kekurangan mikronutrien dapat mengganggu tumbuh kembang, mengurangi fungsi kognitif dan menurunkan kekebalan, sehingga membuat anak lebih rentan terhadap infeksi dan mempengaruhi hasil pendidikan.” – Membaca: Sendirian dapat membuat anak merasa Khawatir orang tua akan merasakan tekanan, itu akan mempengaruhi nutrisi, ini trik untuk mengatasinya.

Selain itu, Dr. Florentina mengatakan bahwa kekurangan zat gizi mikro akan mempengaruhi pertumbuhan dan masa depan anak, sehingga kecukupan mikronutrien sangat penting.

Buah dapat digunakan sebagai suplemen makanan sejak usia 6 bulan.

Buah yang diberikan juga harus berbeda untuk memastikan vitamin dan mineral yang didapat beragam, dan anak tidak perlu menjadi bos.

Harap baca juga: 7 mitos yang belum terbukti tentang telur Apakah warna cangkang benar-benar mempengaruhi nutrisi?

“Pisang merupakan salah satu buah yang kaya akan mikronutrien yaitu kalium, karbohidrat, serat, dan vitamin,” ujarnya.

Leave A Comment