Keluarga standar biaya pengobatan corona pasien Covid-19 dapat mengklaim kompensasi

2020-12-31

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Suka atau tidak suka, pandemi corona memang belum berakhir. Indonesia, termasuk seluruh belahan dunia, dibuktikan dengan terus banyaknya kasus positif setiap harinya. Lantas, bagaimana jika seseorang terinfeksi virus SARS CoV-2?

Pemerintah sendiri mengidentifikasi virus corona sebagai penyakit menular yang muncul (IEP), yang akan menyebabkan situasi medis darurat dan menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar.

Menurut Rico Mardiansyah, Direktur Propaganda Hukum dan Divisi Humas Administrasi Umum Kesehatan Kementerian Kesehatan, pembiayaan pasien yang mendapat pengobatan PIE (termasuk yang terinfeksi Covid -19) dapat diklaim oleh Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Bina Kesehatan. Mengacu pada keputusan Menteri Kesehatan, “ujarnya, Jumat (24/7/2020).

Peraturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia HK.01 / 07 / Menkes / 446/2020 tentang penyelenggaraan rumah sakit. Pedoman teknis pemberian klaim pelayanan bagi pasien dengan penyakit menular tertentu yang sedang berkembang.Layanan penyakit Coronavirus (Covid-19) tahun 2019.

Standar rawat jalan

a. Pasien yang diduga menderita atau tanpa penyakit penyerta, mohon lampirkan darah rutin Bukti pemeriksaan dan foto rontgen dada. -Sertifikat DPJP membuktikan adanya foto garukan dada, seperti penderita gangguan jiwa, orang kasar dan orang gugup.

b. Memastikan ada tidaknya penyakit penyerta atau penyakit penyerta Covid -19 pasien harus disertai bukti hasil uji laboratorium RT-PCR di rumah sakit atau institusi medis lainnya.

Standar Rawat Inap

Leave A Comment