Bioteknologi berperan penting dalam produksi vaksin

2020-12-31

Laporan Reporter Tribunnews Choirul Arifin-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Guna memberantas penyakit yang sudah menginfeksi 23 juta orang di seluruh dunia itu, berbagai perusahaan berlomba-lomba memproduksi vaksin dan obat-obatan melawan Covid-19. Salah satu kunci penemuan vaksin berasal dari kemampuannya dalam mengaplikasikan bioteknologi.

Bioteknologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari teknologi yang menggunakan bioteknologi untuk menghasilkan produk yang berguna bagi manusia dalam skala besar. Ini adalah persiapan biologis yang diberikan kepada individu yang sehat untuk mempersiapkan sistem kekebalan terhadap infeksi bakteri atau virus (patogen) – vaksin mungkin mengandung patogen yang dilemahkan atau komponen antigenik dari patogen ini (dikenali oleh sistem kekebalan), biasanya dalam bentuk Ini adalah permukaan sel atau protein permukaan virus yang dapat dikenali oleh antibodi yang melawan sistem kekebalan.

Ihsan Tria Pramanda, Dosen Senior School of Biotechnology, Indonesia Int National Institute of Life Sciences (i3L) mengemukakan bahwa pengembangan vaksin sangat erat kaitannya dengan bioteknologi.

Bioteknologi modern seperti rekayasa genetika dan kultur sel menjadikan vaksin sangat efisien Berkembang dengan cepat dan ekonomis. -Membaca: Surplus perdagangan Indonesia selama Covid-19, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (Jerry Sambuaga): Banyak orang tidak tahu-teknologi DNA rekombinan memungkinkan untuk memproduksi antigen patogen dalam sel yang relatif bukan inang . Patogen (seperti E. coli atau ragi) harus dipanen langsung dari patogen aslinya.

“Selain itu, vaksin untuk patogen (termasuk COVID-19) berbasis materi genetik (DNA atau RNA) juga sedang dikembangkan. Oleh karena itu, produksi antigen dapat terjadi langsung pada individu penerima vaksin.” Isang hari ini (2020) 24 Agustus) dalam pernyataan resmi.

Leave A Comment