Segera sembuh dari depresi bayi untuk menghindari depresi pascapersalinan

2020-12-31

Reporter Wartakotalive.com Lilis Setyaningsih melaporkan, Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sindrom Ibu Pascapersalinan atau Baby Bruce sangat penting di Indonesia. Sekitar 50% hingga 70% ibu akan melahirkan bayi blues (Lina, 2017). Walaupun baby blues hanya berlangsung selama 2 minggu, keadaan ini tidak bisa diabaikan. Karena depresi bayi yang berlangsung lebih dari dua minggu bisa menjadi depresi atau depresi pasca melahirkan.

Gejalanya akan semakin serius karena dapat menyebabkan halusinasi dan membahayakan kesehatan ibu dan bayi.

– Dr. Riske Eka Putri, M.Ked (OG), Sp.OG menyampaikan bahwa untuk mencegah depresi pada bayi sejak awal kehamilan perlu selalu berpikir positif, memberikan ilmu dan keyakinan agama, serta yang terpenting mendukung keluarga. . Atasi itu-jika Anda memiliki riwayat kesehatan infant blues, tidak ada salahnya melihat potensi ke dokter kandungan dan psikiater untuk melihat infant blues.

Dia menjelaskan bahwa durasi depresi bayi sangat singkat, paling lama hanya 2 minggu. Faktanya, kebanyakan dari mereka memuncak pada hari ke 5-7 dan menurun lebih jauh di minggu kedua. Jika melebihi 2 minggu, bukan lavender, tapi depresi. –Jika depresi pascapersalinan sudah membutuhkan pertolongan dokter, pengobatan dan non pengobatan. Obat itu diberikan antidepresan non obat sementara setelah psikoterapi, termasuk satu jenis atau kelompok ibu dengan gejala yang sama.

Baca juga: Zaskia Mecca Menanggapi Tuduhan Publik Bahkan Kurang dari Dua Bulan Setelah Melahirkan, Menyebutkan Bayi Bruce Bruce Biasanya Lembut dan Nampaknya Emosional Berfluktuasi. Tiba-tiba menangis tanpa alasan, tidak berani menatap anaknya, marah pada hal-hal sepele.

Ini biasanya karena sang ibu tidak mau menjadi seorang ibu atau tidak mampu menjadi seorang ibu.

Leave A Comment