25 dokter di Indonesia meninggal karena paparan Covid-19, termasuk Dr. Naek L Tobing

2020-07-11

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kematian Dr Naek L Tobing menambah daftar dokter yang meninggal karena paparan virus korona (COVID-19).

Berita kematian Dr. Naek L Tobing yang meninggal karena Covid-19 telah dikonfirmasi dalam hubungan masyarakat Dr. Halik Malik dari Perhimpunan Dokter Indonesia (IDI).

“Ya, baru saja dikonfirmasi oleh Dr. Naek L Tobing, pakar kesehatan mental IDI Cabang Jakarta Selatan, Dr. Halik mengatakan pada Tribunnews.com, Senin (6/4/2020):” Dia ada di sini pagi ini Kematian RSPP di Jakarta telah diuji dengan Covid19 swab dan hasilnya positif.

Sebelumnya, 24 dokter meninggal di Covid-19, termasuk dokter gigi dari Persatuan Gigi Indonesia (PDGI).

Baca: Menpora menegaskan bahwa PON 2020 Papua masih tepat waktu karena pandemi korona

Baca: Berita-Pep Guardiola bersedih, ibu meninggal setelah terinfeksi virus Corona

terinfeksi covid Pasien -19 masih dalam keadaan pasien.Pasien dinyatakan terinfeksi covid -19 oleh kedua pengawasan dan pengawasan positif. Halik berkata: “Ya, sejauh ini, kita tahu bahwa 18 dokter dan 6 dokter gigi akan mati karena PDP positif dan Covid-19 di antara orang-orang yang meninggal pada covid19.” Jumlah dokter yang meninggal pada Covid-19, IDI juga mengingatkan dokter dan staf medis lainnya untuk lebih berhati-hati ketika merawat pasien Covid-19. — Baca: Penyamakan palsu bukan peringatan bagi Corona, tetapi untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh dengan tepat

“Saat ini, PB IDI menyatakan belasungkawa yang terdalam,” kata Dr. Halik – “Risiko infeksi coronavirus di antara staf medis sudah pasti Keberadaan, kita tidak dapat menentukan kapan dan di mana. Faktanya adalah bahwa staf medis harus dilindungi dengan berbagai cara, dan staf medis harus ekstra hati-hati. Untuk menjaga agar korban epidemi ini tidak bertambah, “lanjut Dr. Halik. — -Ini adalah jumlah dokter selain dokter. Naek L Tobing meninggal karena paparan Covid-19:

1. Profesor DR. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM) 2. Profesor. Bambang Sutrisna (antarmuka pengguna GB FKM) 3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat) 4. Lalopua, M. Kes (Biro Kesehatan Kota Bandung) 5. Dokter. Hadio Ali K, Sp.S (DKI Jakarta Perdossi, IDI Jakarta Selatan) 6. Dokter. Djoko Judodjoko, Dr. Sp.B (IDI Bogor) 7. Adi Mirsa Putra, Sp. THT-KL (IDI Bekasi) 8. Dokter. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (Dr. RSJ Soeharto Herdjan, IDI Jakarta Est) 9. Dokter. Ucok Martin Sp. P (Dosen IDU Medan USU FK) 10. Dokter. Efrizal Syamsudin MM (cabang IDI Prabumulih, MM, Rumah Sakit Kabupaten Praumulih, Sumatra Selatan) 11. Dokter. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur) 12. Dr. Laksma (Purn). Jeanne PMR Winaktu dari SpBS di Rumah Sakit Mintohardjo. (IDI Jakarta Pusat) 13. Profesor. Nasrin Kodim, MPH (Profesor Epidemiologi, FKM UI) 14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp ENT meninggal di RSUP. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar) 15. 15. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) meninggal di Rumah Sakit Persahabatan (IDI, Jakarta Selatan). ) 16. Dr. Ketty dari Rumah Sakit Medistra (IDI Tangsel) 17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan). 18. Wahyu Hidayat, Dr. SpTHT meninggal di Rumah Sakit Pelni (IDI Kabupaten Bekasi). 19. Haimi Susanna Vijaja 20. Yuniarto Budi Santosa21. Amutavia P. Artistic 22. Roselani Widajati Odang 23. Gunawan Oentaryo 24. Anna Helina Ratnasari

Leave A Comment