Nyeri dada mendadak tidak hanya berarti penyakit jantung

2021-01-02

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Penyakit jantung memang identik dengan gejala nyeri dada.

Jadi, biasanya saat seseorang mengalami nyeri dada, orang selalu takut terkena serangan jantung. — Dia mungkin mengalami serangan jantung, tapi tidak selalu serangan jantung. Mungkin masalah jantung lainnya, seperti aritmia atau masalah katup jantung. Sari Sri Mumpuni Sp.JP (K) menjelaskan, penyakit jantung terjadi saat seseorang berolahraga.

Bacaan: Nyeri dada tidak selalu akibat penyakit jantung. Ketahui masalah kesehatan yang berhubungan dengan gejala ini. Dada akan diremas, dan kemudian rasa sakit di dada kiri bahkan bisa merambah ke punggung. “Penyumbatan bisa menimbulkan keluhan yang sangat serius.” Sari (Sari) saat webinar RSPI, Selasa (16/6/2020).

Selanjutnya, tanda serangan jantung lainnya adalah keringat dingin, tidak hanya di Di telapak tangan atau kaki, dan hampir di seluruh tubuh, jadi pakaian yang dipakai basah. – “Ini seperti mencoba bersentuhan dengan oksigen. Keringat dingin itu seperti pingsan dan lemas. Keringat dingin tidak hanya di jari, tapi juga di pakaian. Ini penyakit jantung. Sari .

Baca: Ibu Hamil di Covid- 19 itu positif gimana cara mengatasinya saat nifas? Tidak disarankan menggunakan metode kehamilan biasa dan persalinan-nah kalau diam saja, nyeri dada hanya akan berlangsung beberapa menit, satu hingga dua menit, dan membuat anda merasa tidak bisa bernafas. Kata Sarri Hal ini mungkin saja disebabkan oleh kelainan ritme.

Namun jika anda kurang sehat dan sering mempunyai riwayat penyakit jantung seperti luka tusuk, sebaiknya segera ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih detail. Posisi berhenti merupakan gejala dari detak jantung, termasuk penyakit jantung Irama jantung, karena jantung bukan hanya jantung koroner, ”tutup dr. Sari.

Leave A Comment