Kementerian Kesehatan dan UNICEF bekerja sama untuk membeli vaksin murah

2021-01-03

TRIBUNNEWS.COM-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kimmenks) dan Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama yang memungkinkan pembelian dengan harga terjangkau pada Rabu (16/9/2020). vaksin. — Acara diadakan di Siwabessy, Auditorium Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Menurut laporan dari covid19.go.id, nota kesepahaman telah ditandatangani hari ini dalam laporan yang disampaikan oleh Oscar Primadi, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Indonesia. Nota kesepahaman sebelumnya akan diperbarui dengan UNICEF pada tahun 2004.

Ia mengatakan bahwa nota kesepahaman tersebut mengatur barang dan jasa dalam proses pengadaan melalui UNICEF melalui proses UNICEF mulai dari pengadaan, pembayaran hingga pengiriman, sehingga ia berharap dapat mendorong penyediaan produk kesehatan dasar bagi masyarakat Indonesia.

Baca: 15 Ilmuwan Kritik Data Vaksin Covid-19 Rusia-Penjualan Vaksin Akan Dilakukan oleh Departemen Pasokan UNICEF di Kopenhagen, Denmark. — Melalui departemen UNIC E ini, sejumlah besar vaksin dapat dipesan dengan harga lebih murah, sehingga menghemat banyak uang.

“Kemitraan ini akan memungkinkan Indonesia untuk membeli vaksin baru, seperti pneumococcal conjugate vaksin (PCV), dengan harga 1/3. Pasar saat ini. Perwakilan UNICEF Indonesia Deborah Komini (Debora Comini) menyatakan jika diukur secara nasional, hampir 10.000 kematian anak dapat dihindari setiap tahunnya.Selain itu, Comini juga menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pertumbuhan dan pertumbuhan yang berkelanjutan Negara ini menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi di Asia Tenggara. Bagi Indonesia, kemudahan akses obat dan vaksin baru sangatlah penting .

Baca: Vaksin Covid-19 yang diproduksi di China siap digunakan di China November 2020

He Diperkirakan ke depan, banyak negara yang akan berupaya menjawab kebutuhan vaksin dan obat-obatan di daerahnya.

Leave A Comment