Mengingat kelelahan biasa, bahkan jika mereka mungkin meninggal, gejala hepatitis sering kali diabaikan.

2021-01-08

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hepatitis merupakan penyakit yang dikenal sebagai silent killer.

Dr. Perhimpunan Peneliti Jantung Indonesia (PPHI). Dokter medis Irsan Hasan-KGEH. FINASIM menjelaskan, hepatitis bisa berakibat fatal karena perjalanan penyakitnya. -Orang dengan Hepatitis atau Hepatitis Memiliki 10-15% Potensi Kanker Hati.

Baca: Ibu Hamil Hepatitis Bisa Menularkan Penyakit Kepada Bayinya, Bagaimana Cara Menghentikan Penularannya?

Kemudian, 23% orang yang menderita kanker hati akibat hepatitis menderita sirosis atau penurunan fungsi hati, yang dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, karena keterkaitan antara hepatitis akut dan hepatitis kronis, hepatitis diam, kata Dr. Irsan dalam webinar yang diadakan dengan Kementerian Kesehatan, Selasa (28/7/2020): “Hepatitis dan Sirosis hati”. — Bacaan: Penyebab naiknya asam lambung, kebiasaan berbaring setelah makan menjadi salah satu pemicu-hepatitis belum disadari oleh banyak orang, karena bersumber dari gaya hidup yang tidak sehat, yaitu minum alkohol, mengonsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dosis, dan makan sulit. Metabolisme tubuh, seperti kelelahan dan penurunan berat badan.

Kondisi ini biasanya dianggap sebagai kelelahan biasa. Meski sudah terinfeksi hepatitis.

“” Sembilan dari sepuluh pasien hepatitis tidak tahu bahwa mereka mengidap hepatitis B, dan seperempat dari mereka akan mengembangkan kanker atau gagal hati. Irsan.

Selain gaya hidup tidak sehat, hepatitis juga ditularkan oleh virus melalui kontak dengan darah, sehingga dapat menular dari ibu hamil ke anak-anak yaitu hepatitis B, C dan D. Hepatitis A atau E juga dapat menyebar melalui kontak dengan kotoran orang yang terinfeksi, jadi hidup bersih adalah prioritas. — Hepatitis B dapat dicegah dengan vaksinasi pada masa bayi dan hepatitis C dapat disembuhkan dengan minum obat.

Leave A Comment