Tambalan gigi atau gigi palsu tidak bisa diblokir, kenapa? Menemukan penjelasan dokter tampan ini

2021-01-08

TRIBUNNEWS.COM-Apakah akhir-akhir ini Anda pernah melakukan perawatan gigi, seperti menambal gigi atau memasang gigi palsu? Pastikan itu tidak macet setelah dipasang. Mengapa?

Dokter tampan, pengasuh dari kolom konsultasi gigi dan mulut Tribunnews.com, drg. R.Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati akan memberikan penjelasan.

Menurut dr Ana, dokter memiliki kewajiban untuk memastikan tambalan gigi dan gigi palsu tidak tersangkut di mulut pasien.

Dokter yang berpraktik di Pamulang RS Permata ini menjelaskan alasannya .

Baca: Untuk Merawat Gigi dengan Aman, Haruskah Bawakan Surat Covid-19 Gratis ke Dokter Gigi?

Baca: Tips merawat kesehatan gigi saat pandemi Covid-19

disebutkan oleh Drg R.Ngt. Bagi dokter gigi salah satu pedoman dasar terpenting adalah Anastasia Ririen Pramudyawati, setelah pasien ditambal atau diperbaiki, penyesuaian oklusal (hubungan antar gigi antar rahang) akan optimal. -Alasan yang baik adalah bahwa setelah tambalan, prosedur ortodontik, prostesis atau prosedur lainnya, sudut kemiringan antara area mengunyah dan area oklusal gigi bawah dan gigi atas (dan sebaliknya) diperoleh seakurat mungkin. – – Selain menghindari kebiasaan buruk dan alasan / faktor pemicu lain, hal ini untuk menghindari kemungkinan pemicu penyakit sendi temporomandibular (sindrom gangguan TMJ) di kemudian hari.

Perlu diketahui bahwa sendi temporomandibular adalah sendi yang menghubungkan mandibula (mandibula) ke tengkorak kita. Lokasi ini terletak di bagian dalam dari depan telinga kita.

Gangguan yang mungkin dirasakan antara lain: deviasi sudut kemiringan / kemiringan posisi sendi rahang bawah, yang akan menyebabkan sendi mengeluarkan bunyi “jam” saat mulut terbuka dalam keadaan abnormal terkait dengan keluhan “penampakan” . — Akibatnya timbul gejala nyeri di dalam dan sekitar persendian, sulit membuka dan menutup mulut, persendian mandibula “hang” dan persendian lepas.

informasi drg. R.Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati

Drg. R.Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati mantan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Agasta Mada (UGM) Yogyakarta siap menjawab setiap pertanyaan seputar kesehatan mulut di kolom konsultasi gigi dan mulut Tribunnews.com. (Panyai, Papua, Papua) bekerja di RS Permata Pamulang dan terlibat dalam praktik pribadi D-smile di Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Melalui radio dan komunikasi lisan, serta mengisi kolom konsultasi di “Kaltim Tribune”.

Bagi pembaca Tribunnews.com yang ingin berkonsultasi tentang masalah gigi dan mulut, silakan kirim email ke dr_anastasia_ririen@yahoo.com. Semua tanggapan akan diposting di www.tribunnews.com.

Leave A Comment