Pemerintah mendukung pengembangan obat herbal lokal Indonesia agar berstandar seperti obat kimia

2021-01-09

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) melaporkan – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) DKI Jakarta TRIBUNNEWS.COM mengatakan, selama pandemi Covid-19, penggunaan tanaman obat dan jamu Pengembangan sangat penting.

Menurutnya, Presiden Republik Indonesia saat ini, Joko Widodo (Joko Widodo) berkomitmen terhadap pengembangan obat dari bahan baku lokal Indonesia. Muhadjir (Muhadjir) mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8/2020).

Muhadjir mengatakan jika tumbuh-tumbuhan bisa menjadi obat pelindung tanaman atau bahan alami. Obat-obatan, obat ini telah terbukti aman melalui uji klinis. -Muhajdir mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan petani tanaman jamu, pemerintah akan merancang perusahaan tanaman obat khusus.

Baca: Menteri Koordinator Perekonomian dan Menko PMK Jadi Juri Indonesia Awards 2020-tujuannya agar petani bisa terus menjual produknya dan memiliki pasar tetap. Petani mulai dari proses tanam dan pembibitan, kemudian membimbing produk hingga bisa menjamin pembelian hasil produk petani. Meski produk tersebut juga akan memenuhi kebutuhan obat-obatan, imbuh Muhajir.

Seperti kita ketahui bersama, pemerintah melalui pokja Covid-19 saat ini terus memperkuat kegiatan konsultasi 3M (pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak) — Kampanye 3M ini berlangsung siang malam, jadi masyarakat tidak boleh melupakan Covid-19 Penyebarannya terutama berasal dari pergerakan manusia, sehingga penerapan 3M harus dilaksanakan secara ketat. Tribunnews.com menghimbau kepada seluruh pembaca untuk selalu menerapkan prosedur kesehatan dengan mengingat informasi ibu 3M dalam setiap aktivitas (memakai masker, sering mencuci tangan dan selalu menjaga jarak).

Leave A Comment