Herbal membantu meningkatkan imunitas penderita TBC, namun obat utamanya tetap obat penyakitnya

2021-01-20

Laporan reporter Trijbunnews.com Apfia Tioconny Billy

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Penderita tuberkulosis (TBC) harus minum obat sampai dokter menyatakan bebas dari Mycobacterium tuberculosis.

Achmad Yurianto, Direktur Pengendalian dan Pengendalian (P2P) Kementerian Pencegahan dan Kesehatan Penyakit (Dirjen), mengatakan pengobatan bisa memakan waktu beberapa bulan. Oleh karena itu, proses pengobatan memerlukan kedisiplinan pasien agar pasien tidak lalai minum obat akibat waktu pengobatan yang berkepanjangan. : Achmad Yurianto: Pengobatan TBC mirip dengan pengobatan Covid-19- ‚ÄúPenderita TB sudah lama pengobatannya, maka dari tahap pengobatan TB ini, bagian tersulit pengobatan TB bukanlah minum obat tapi memproduksi” Yuri Kata Yurianto sepanjang hidupnya. “Seumur hidup. Di Radio Elshinta, Kamis (28/5/2020).

Lalu, jika ada pasien yang ingin mengonsumsi ramuan herbal apa saja, seperti jamu atau jamu lainnya, sebut Yuri Anto atau Boleh saja asalkan minum obat sesuai jadwal.

“Pemakaian jamu juga sangat baik, karena nenek moyang kita menurunkan bukti jamu, tapi tetap meminum obatnya,” kata Yuri Anto. -Yuri pun menyarankan, Selain herbal, Anda juga bisa mengonsumsi makanan bergizi karena dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Jika imunitas meningkat maka gejala diabetes seperti kelelahan dan lemas dapat berkurang pada tubuh. Tubuh terbaik, kombinasi obat yang tepat dan Zat-zat tertentu yang dapat memperkuat daya tahan tubuh manusia, sehingga dapat terhindar dari ketidaknyamanan fisik. “- Yulianto mengatakan-Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan. Ini identik dengan batuk terus-menerus dan penyakit menular. Batuk, bersin Atau menyebar melalui tetesan saat berbicara.

Leave A Comment