Kelompok usia manakah yang paling cocok bagi anak-anak untuk menerima pendidikan seks?

2021-02-16

Reporter Jakarta Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan maraknya kejahatan seksual terhadap anak membuat khawatir para orang tua-bahwa pendidikan seks harus sedini mungkin tabu bagi anak. -Psikolog Seto Mulyadi atau Kak Seto menjelaskan usia ideal bagi anak-anak yang siap mengenyam pendidikan seks. .

“Memang yang terpenting adalah usia paling awal di mana seorang anak bisa berbicara dalam suatu percakapan,” ujarnya dalam pertemuan virtual, Rabu (2/9/2020). Dijelaskan bahwa hal pertama yang diajarkan pada PAUD adalah konsep diri, yang dapat memberikan setiap anak identitas gender yang jelas. -Membaca: Pendidikan seks anak dianggap perlu, kapan harus waktunya dan bagaimana seharusnya diberikan?

“Misalnya untuk adik laki-laki kita yang bernama Bobi, kamu seperti bapak kakek. Oleh karena itu identitas gender jelas maskulin. Bagi adik perempuan seperti ibu dan nenek, Yang pertama dia pahami adalah identitas gender laki-laki atau perempuan, ‚ÄĚjelas Kak Seto.

Hal kedua adalah bahwa orang tua meminta anaknya untuk menjaga identitas atau organ yang berhubungan dengan seks — “Misalnya, setiap organ anak diberi nama dengan jelas. Orang hanya diberi nama burung. Bingung. Diberi nama yang jelas disebut penis. Nama vagina perempuannya begitu jelas. Makanya kalau ada komunikasinya jelas. “, Terangnya. -Para orang tua harus mengajarkan bahwa organ intim penis dan vagina harus dijaga kebersihannya. Oleh karena itu, jika Anda mengatakan sesuatu, mohon jangan menahan kesehatan Anda atau terus menangkapnya. -Tiga adalah mengajari anak-anak tentang keamanan pribadi. Dengan cara demikian, sekalipun seseorang menyentuh organ tubuhnya, anak tidak akan menurunkan kewaspadaannya, karena harus dilindungi demi keselamatan dan keamanan. Raba, tidak boleh, “

” Ini cara mengenalkan pendidikan seks kepada anak sejak dini, “kata Seto Kakuno.

Leave A Comment