Fenomena pandemi informasi, masyarakat diimbau untuk memperhatikan asupan gizi saat terjadi pandemi

2021-02-20

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Saat terjadi pandemi, literasi gizi menjadi penting karena sistem imun dipengaruhi oleh asupan makanan.

Pertanyaan ini bahkan lebih kritis, karena selama pandemi Covid-19, hal itu terjadi karena penyebaran informasi yang masif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut fenomena ini sebagai “epidemi informasi”.

Dalam hal ini, anggota Kongres yang mengontrol makanan olahan, Food and Drug Administration (FDA) mengingatkan publik Reid untuk menjaga sistem kekebalan dalam makanan dan diet seimbang, dan dengan bijak mengidentifikasi label nutrisi dalam makanan. Diterima, Rabu (25 Mei 2020). Terkait penyebaran informasi, hingga April 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat 474 informasi palsu (hoax) terkait penyebaran Covid-19 di masyarakat. : Kurangnya pola makan dan bukannya karbohidrat dapat menyebabkan penurunan berat badan-Untuk membahas literasi gizi dan literasi media dalam konteks kekacauan berita, akan diadakan webinar tentang “Nutrisi dalam pandemi: memeriksa fakta di balik berita” Rabu (28 Agustus 2020) pukul 09.30 di Bank Dunia.

Bacaan: Ibu menyusui perlu menambah asupan kalori untuk membantu tubuh menyusui Banyak pembicara, termasuk Reri Indriani, yang dijadwalkan untuk berbicara sesekali. — Selain itu, banyak pembicara yang akan memperkenalkan materi, antara lain Dr. RR Dhian Pro bhoyekti, Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan, Asnil Bambani, Ketua Federasi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Fisioterapis Matias Ibo dan pelatih olahraga, pelari Adidas Jakarta dan Dien Anshari, S.Sos, M. Si. Ph.D., pakar komunikasi kesehatan masyarakat di Universitas Indonesia.

Leave A Comment