Layanan medis untuk pasien kanker selama pandemi Covid-19

2021-02-21

Dilansir reporter Tribunnews.com Rina Ayu-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, pasien kanker harus terus mendapat layanan medis dan pengobatan.

Eko Adhi Pangarsa dari Dr. KHOM SpPD, Kepala Divisi Yayasan Kanker Indonesia Jawa Tengah, mengatakan di era pandemi ini, pasien dan dokter harus bekerja sama untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dokter. Tentunya, tetap terapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

“Kalau bisa datang dengan lamaran, maka tidak perlu menunggu terlalu lama, banyak orang akan berkumpul.” Baca saat webinar, Kamis (17/9/2020): Epy Kusnandar sukses Menderita stroke ringan setelah melawan kanker otak-Baca: Makan lebih sedikit dari ketiga makanan ini akan meningkatkan risiko kanker usus besar, dan dokter harus bisa mengatur jumlah pasiennya.

“Dalam hal ini dokter tidak banyak melayani pasien karena butuh istirahat yang cukup,” kata Eko. Pelayanan pengobatan bagi penderita kanker tetap dapat beroperasi secara normal di rumah sakit. Sepuluh hal yang merugi- kan kanker di rumah- “Dalam prinsip pedoman, ada batasan tertentu untuk kasus kanker tertentu yang memerlukan penanganan segera, jadi pengobatan harus segera dilakukan.

Oleh karena itu, kami mengutamakan Pertimbangkan semua pasien di era Covid. “

Memantau kesehatan

Di era digital ini, saya berharap pasien kanker dapat memperoleh manfaat dari kecanduan ini. -Selama pasien tidak dalam keadaan darurat, pasien dapat berkomunikasi dengan dokter untuk menanyakan pertanyaan terkait kesehatan, selama pasien tidak dalam keadaan darurat.

“Dokter harus menjadi mitra yang baik untuk menghabiskan waktu berkomunikasi dengan pasien. Pasien selalu belajar bersama untuk mengkomunikasikan perasaannya,” ujarnya.

Leave A Comment