Kimia Farma, Corona Education, melibatkan apoteker dan dokter dalam jaringan klinis dan farmasi

2020-07-14

Reporter Tribunnews.com, laporan Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Kimia Farma Tbk aktif memasukkan sumber daya manusia ke dalam jaringan klinik dan apotek di seluruh Indonesia untuk membantu memerangi penyebaran virus korona atau virus covid-19. – “Semua apoteker dan dokter di 1.300 apotek, 600 klinik Kimia Farma dan laboratorium klinis di Indonesia terus aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan mendidik semua pelanggan dan masyarakat untuk mencegah dan menyebarkan Covid-19 Untuk mencegah penyebaran Covid-19, “kata direktur Kimia Farma Verdi Budidarmo, Rabu (2020/3/4).

Dia menjelaskan pentingnya menjadi terbiasa dengan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan.

Dengan mempertahankan olahraga teratur dan teratur, makan makanan lengkap dan produk nutrisi, menjaga kebersihan pribadi dan kesehatan yang baik, Anda dapat menjaga kesehatan yang baik. Verdi mengatakan bahwa Vietnam telah berhasil menyembuhkan 156 pasien korona aktif, yang merupakan sebuah misteri.

Sambil meningkatkan kekebalan, tubuh manusia juga harus mengonsumsi vitamin dan cukup istirahat.

Baca: Virus Corona tidak mengganggu persediaan makanan Bulog- “Menurut instruksi Departemen Kesehatan mengenai informasi dan laporan tentang virus Corona (Covid-19) yang diperoleh melalui: Departemen Kesehatan dan Kesehatan telah menguasai seluruh Indonesia Data inventaris obat untuk industri farmasi dan peralatan medis, “tambah Verdi. -Pada saat yang sama, Erick Thohir, sekretaris teknik elektronik, mengatakan bahwa salah satu perusahaan farmasi, Kimia Farma, akan membantu masyarakat memastikan ketersediaan peralatan perlindungan diri seperti masker wajah dan pembersih tangan.

“Ya Tuhan, peralatan medis aman. BUMNBUMN siap untuk operasi Corona. Tidak perlu khawatir dan panik. Kecemasan dan panik yang berlebihan tidak akan menyelesaikan masalah. Pemerintah benar-benar ingin melindungi masyarakat.” Eric

Leave A Comment