Rekomendasi Ketua IDI kepada pemerintah: Jika jumlah kasus kurang dari 1%, standar baru

2020-07-14

Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy laporan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ketua Asosiasi Dokter Medis Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan berbagai faktor sebelum melanjutkan kegiatan perantara perusahaan. Pandemi -19 masih normal baru. “Daeng menjelaskan bahwa penerapan standar baru harus menunggu kasus dikurangi secara teratur sampai jumlah yang ditambahkan kurang dari 1%.

Meskipun kasus ini telah berkurang saat ini, di beberapa daerah, seperti Jawa Timur, tingkat kenaikan kasus Sangat besar.

“Jika kurva menurun, proporsi kasus meningkat kurang dari 1%, tetapi jika masih dapat mencapai tingkat tertinggi yang ingin dicapai Jawa Timur, tampaknya tidak termasuk dalam standar (normal baru). Daeng mengatakan dalam webinar Betadine, Senin (6/1/2020). — Membaca: Indonesia sedang mengembangkan standar baru, ini adalah tempat paling berbahaya untuk mendapatkan korona dan cara mencegah korona

Baca: Memiliki 16 gram ganja dan mengancam Anda dengan 5 tahun penjara, Devi Sassono: Saya bukan pengecer

Lalu, Daeng meminta agar dengan menerapkan praktik ini, jangan langsung melakukan ini di tingkat nasional Bekerja, tetapi harus secara bertahap dipindahkan ke daerah-daerah di mana jumlah kasus terus menurun.

“Standar dan prosedur, karena tidak semua dari mereka dapat diterapkan pada warga negara tingkat-n, sehingga mereka dapat diterapkan pada tingkat prioritas dengan prioritas, seperti e. Wilayah-wilayah yang termasuk dalam indikasi epidemiologi, “kata Daeng.

Daeng juga menyarankan secara bertahap melakukan kegiatan keuangan untuk menghindari pembukaan pusat keuangan pada saat yang sama.

” Kegiatan tidak teratur secara teratur, seperti kantor tertentu “Kegiatan ini juga kegiatan pabrik. Kegiatan ini terpisah dari populasi dan tidak dapat dilakukan di pusat perbelanjaan dan pasar terbuka pada saat yang sama,” kata Daeng. Ketika menerapkan peraturan kesehatan normal yang baru, beberapa aturan diperlukan, seperti aturan pemakaian masker, jarak. Dan penyediaan perlengkapan kebersihan.

Protokol kesehatan merekomendasikan agar masyarakat melindungi dirinya dari Covid-19. Covid-19 harus bertahan lama, dan vaksinnya masih dipelajari.

“Kesepakatan kesehatan harus disiapkan, Perjanjian yang dapat mengubah perilaku kita untuk mencapai kehidupan yang bersih dan sehat, serta perjanjian yang dapat memodifikasi lingkungan kantor, pabrik, tempat ibadah atau tempat lain, “pungkas Daeng.

Leave A Comment