Apakah makanan tinggi lemak membuat Anda gemuk? Bukan itu masalahnya, silakan lihat instruksinya

2020-07-14

TRIBUNNEWS.COM-Makanan tinggi lemak ditandai sebagai penyebab lemak tubuh. Karena itu, hanya sedikit orang yang menghindarinya. Padahal, mengonsumsi makanan berlemak tidak selalu membuat kita gemuk.

Seorang ahli gizi terdaftar dari Pusat Kesehatan Klinik Cleveland mengungkapkan bahwa Kristin Kirkpatrick meningkatkan risiko pasien obesitas mengambil terlalu banyak nutrisi (lemak, protein atau karbohidrat).

Selain kesalahpahaman dari kata “lemak” katanya, “Lemak itu sendiri tidak membuat Anda gemuk.” Namun, kesalahpahaman di masyarakat bisa dimengerti. Karena kalori lemak memang lebih tinggi daripada makronutrien lainnya.

Baca: 5 jenis makanan dapat membantu mengurangi lemak tubuh, cocok untuk diet Anda untuk mengurangi berat badan

Baca: Pakaian Mulan Jameela pada saat pelantikan anggota Rumah ini dianggap buruk, pengamat seperti ini Cara memberikan penjelasan-membaca: Molan Jameela ditunjuk sebagai wakil, Ahmad Dhani tidak merasa kesombongan-satu gram lemak sama dengan 9 kalori. Jumlah ini melebihi satu gram protein dan satu gram karbohidrat, yang setara dengan 4 kalori.

Mentalitas lain yang membuat lemak terlihat seperti sampah yang kelebihan berat badan adalah karena lemak sering dikaitkan dengan makanan yang dianggap meningkatkan lemak, seperti mentega dan steak.

Bahkan, proses pembuatan makanan juga memainkan peran besar dalam menentukan risiko atau tidak menjadi gemuk.

Baca: Saya harap tidak ada demonstrasi, dan saya suka Laura mengobrol dengan pengguna internet

misalnya, konsumsi makanan olahan yang berlebihan. Sebaliknya, seseorang bahkan bisa menurunkan berat badan melalui diet tinggi lemak.

Leave A Comment