Apakah makanan dingin rendah gula diperbolehkan?

2020-07-14

Dilaporkan oleh reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bagi penderita diabetes, beras dipandang sebagai musuh. Karena nasi mengandung gula. Bagi mereka yang berencana menurunkan berat badan, Rice juga dianggap musuh. Em Yunir mengatakan bahwa jika iringan lain ditambahkan ke beras, itu akan berdampak negatif.

“Nasi adalah kambing hitam, karena makanan kita kaya akan karbohidrat, nasi hampir tidak memiliki lauk, dan ada banyak kalori di dalamnya,” kata Dr. Em Yunir pada pertemuan Kementerian Kesehatan, Senin (11/11/2019) Di selatan Jakarta.

Misalnya, jika Anda tinggi 160 cm, jumlah maksimum kalori yang dikonsumsi per hari adalah 1.700 kalori.

Tumpukan beras saja bisa mencapai 175 hingga 200 kalori di padang pasir.

Oleh karena itu, ia akan dengan cepat meningkatkan tekanan gula dalam tubuh, karena beras mengandung indeks glikemik yang tinggi, dan akan dengan cepat meningkatkan tekanan darah dalam satu hingga dua jam.

Baca: PT Nuclear Health 2019 Laporan Pelacakan Industri

Baca: Tropicana Slim mengundang keluarga Indonesia untuk mencegah dan memerangi diabetes

Baca: 5 bahaya makan nasi putih tidak sepenuhnya sehat: potensi obesitas diabetes tipe 2 — “Karena Ini adalah meteran hiperglikemia diabetik, jika makanan lain meningkat perlahan, maka biarkan pankreas melepaskan insulin secara perlahan, “kata Dr. Em Yunir.

Ada mitos bahwa nasi putih paling baik dimakan ketika dingin karena suhunya rendah gula, dan langsung dihancurkan oleh Dr. Em Yunir karena tidak berpengaruh.

“Jika nasi panas tidak terjawab karena rasanya, jika nasi panas dapat membuatnya terus menambahkan lebih banyak gula,” kata Dr. Em Yunir.

Ada pilihan lain untuk beras yang telah diubah sehingga indeks glikemik rendah, tetapi efek jangka panjangnya masih menumpuk gula di dalam tubuh.

“Nasi hitam, jadi indeksnya rendah, jadi kenaikan gula darah berbeda, tetapi dia mengatakan bahwa efek jangka panjangnya sama, Em Yunir.

Leave A Comment