Apakah Anda ingin bersantai dengan PSBB? Pakar kesehatan masyarakat: mengelola jarak fisik lebih sulit

2020-07-15

Reporter Tribunnews.com Reza Deni-TRIBUNNEWS.COM, pakar kesehatan masyarakat Universitas Indonesia Jakarta Budi Haryanto menyoroti masalah mitigasi pembatasan sosial skala besar (PSBB) selama pandemi korona semacam itu. -Budi telah mengevaluasi risiko relaksasi PSBB dalam arti bahwa relaksasi dapat meninggalkan rumah, karena lebih sulit untuk mempertahankan atau menyesuaikan jarak sosial atau fisik.

“Menurut saya, Anda tidak perlu bersantai, itu berarti tinggal di rumah, tetapi hiburan ada di rumah. Dengan bantuan TV, saluran TV bergiliran mengundang orang untuk bermain olahraga, bernyanyi bersama, dan memposting lirik, komedi, Film, dll., “Kata Budi saat menghubungi Tribunnews, Selasa (5/5/2020).

Budi tidak menolak, orang-orang di daerah di mana PSBB dilaksanakan selama hampir dua bulan dapat menyebabkan tekanan. Budi menyarankan kegiatan yang menyenangkan di rumah.

Baca: Ingat ketika Didi Kempot memulai karirnya, Ngamen dapat melakukan perjalanan di Eropa.

“Jadi orang-orang tinggal di rumah, tetapi mereka sangat bahagia. Mendorong distribusi makanan pokok kepada orang-orang yang tidak lagi bekerja,” katanya: “Karena itu, solidaritas dan saling membantu membuat mereka lebih bersatu dan dapat menangani pandemi.

BACA: Berita kematian langsung Didi Kempot di Twitter pagi ini-Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD sebelumnya melaporkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan tindakan apa yang harus dilakukan pada pemerintah. Pertimbangan semacam ini melonggarkan pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Relaksasi PSBB yang disebutkan oleh Mahfud membuat penerapan aturan PSBB lebih fleksibel, tetapi dalam praktiknya, keamanan selalu diperhitungkan.

– Banyak pertimbangan terkait relaksasi PSBB disebut Mahfud, termasuk keluhan dari orang-orang yang kesulitan hidup dan berbelanja — Baca: Tempat Pemeriksaan Sumber Artha Kalimalang telah menjadi lokasi tes PCR Pemerintah Kota Bekasi

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan tingkat tekanan terhadap masyarakat.

Leave A Comment