Berpuasa mengatasi bau mulut

2020-07-15

TRIBUNNEWS.COM – Saat puasa selama bulan Ramadhan, biasanya terjadi dan menjadi momok, yaitu bau mulut.

Situasi ini sebenarnya normal bagi mereka yang berpuasa.

Tapi jika situasinya tidak baik, itu akan baik-baik saja. Bernafas saat puasa tidak terasa selama bulan Ramadhan.

Perhatikan bahwa selama puasa, tubuh dapat menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, karena glikogen disimpan di hati dan otot, dan energi habis. –Ketika menggunakan lemak, tubuh menghasilkan senyawa yang disebut keton. -Baca: Ulkus kronis yang bermanfaat bagi pasien

Baca: Meskipun bawang putih baik untuk kesehatan, tidak semua orang bisa memakannya – Baca: Bagi mereka yang memiliki sakit perut, hindari makan permen dan makanan lunak

Senyawa ini memiliki aroma khusus, dan mereka yang berpuasa dapat mencium bau napas mereka.

Terutama saat puasa, Anda tidak boleh minum alkohol untuk jangka waktu tertentu dalam kondisi tertentu.

Mulut kering dapat menyebabkan bau mulut, karena ketika mulut kering, kadar air liur di mulut akan berkurang.

Kutip Kompas.com, air liur digunakan untuk menetralkan asam yang dihasilkan oleh plak pada gigi.

Baca: Jenis latihan yang dapat menghilangkan depresi

Air liur juga berperan dalam menghilangkan sel-sel mati yang menumpuk di lidah, gusi dan pipi.

Leave A Comment