RSPI: Pasien korona yang dapat pulih akan sangat dipengaruhi oleh kekebalan tubuh

2020-07-15

Reporter Jakarta Tribunnews.com Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Dua pasien positif yang terinfeksi virus corona, Surinti Saroso dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) belum mengumumkan penyembuhan kasus 01 dan 02. -Dr. Sulianti Saroso, manajer instalasi RSPI. Teguh Sarry H, Sp. MK mengatakan bahwa kondisi pasien rehabilitasi sebenarnya sangat dipengaruhi oleh kekebalan tubuh. Tegu mengatakan kepada RSPI Sulianti Saroso di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (11/11/2020): “Ya, kondisi yang mengarah pada pemulihan seseorang sebenarnya dipengaruhi oleh kekebalan mereka sendiri.”

Pada prinsipnya, Tegu menyatakan bahwa virus itu adalah penyakit yang sembuh sendiri. Penyakit seseorang yang disebabkan oleh virus dapat disembuhkan sendiri berdasarkan kemampuan kekebalannya.

Baca: Karena kurangnya figur ayah, seorang siswa sekolah menengah di sawah yang besar menjadi monster yang membunuh balita

Peneliti mikrobiologi juga mengatakan bahwa sejauh ini, tidak ada resistensi anti-coronavirus Obat virus atau COVID-19. Dia berkata: “Sejauh ini, tidak ada pengobatan khusus untuk mahkota. Ini tidak berarti bahwa tidak ada kata untuk obat antivirus.” Membaca: Jokowi mengaku menggunakan tanaman obat tiga kali untuk mencegah infeksi oleh coronavirus. Meski demikian, Teguh mengatakan timnya sedang mengevaluasi kondisi pasien yang menunjukkan hasil negatif dalam tes Virus Corona. Sehingga bisa menjadi tolok ukur untuk masa depan.

Baca: Kedutaan Besar Indonesia di Singapura: 5 warga positif yang terinfeksi virus Corona

Dia mengatakan bahwa perawatan yang dilakukan oleh RSPI sendiri bertujuan untuk meningkatkan kondisi keseluruhan pasien. Kembalikan kekebalan tubuh pasien menjadi normal atau menguat. Dia berkata: “Ini mungkin merupakan kesempatan untuk menilai kondisi pasien yang ada. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengumpulkan data.”

Leave A Comment