Sejak 2015, terapi magnet tidak ilmiah untuk kanker di bawah kepemimpinan Henky Solaiman telah dilarang

2020-07-15

TRIBUNNEWS.COM-Aktor, aktris, artis, pembuat film, editor, dan semua pembuat film sedih.

Karena salah satu aktor utama yang kerap menghiasi layar mati.

Henky Solaiman menghembuskan nafas terakhir pada hari Jumat, 15 Mei 2020.

Rupanya, sejak Januari 2020, aktor berusia 78 tahun itu telah dihukum karena kanker usus.

Sejak peluncuran proyek infotainmen, Henky Solaiman tampaknya enggan mencari perawatan medis dan telah memilih untuk menerima perawatan. Terapi magnet. Di tanah air, metode terapi magnetik ini ditemukan dan dikembangkan oleh Warsito Purwo Taruno.

Sayangnya, metode perawatan ini telah menimbulkan kontroversi besar, sehingga pada tahun 2015, klinik ditutup dan Departemen Kesehatan Indonesia melarang perawatan ini.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, lisensi dicabut karena hasilnya dianggap tidak ilmiah.

Korban terapi magnet sudah ada.

Halaman Penuh- – >>>

Leave A Comment