Pemerintah mengatakan sudah memiliki 2.000 alat uji cepat Covid-19

2020-07-15

Reporter Tribunnews.com, Malacca (Srihandriatmo Malau)

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mengatakan menerima 2.000 set alat deteksi virus coronavirus cepat (COVID) pada Jumat (2020/3/20) -19). — Tes cepat ini akan digunakan untuk melakukan inspeksi publik skala besar untuk memastikan mereka yang terpapar virus korona di Indonesia.

Karena itu, Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengelola virus korona, mengatakan pada konferensi pers. Yurianto mengatakan: “Hari ini kami menerima 2000 paket pemeriksaan cepat, dan kemudian sekitar 100.000 paket akan memasuki saluran Youtube BNPB Indonesia pada hari berikutnya, dilaporkan pada hari Jumat (20 Maret 2020).”

Selain itu, pemerintah juga Bersiaplah untuk menyediakan layanan logistik medis yang memadai untuk pasien COVID-19. Dalam 10.000 ADP.

Baca: Curcumin bahan alami dapat secara efektif meningkatkan kekebalan, tetapi tidak efektif untuk Covid-19.

Dia berkata: “Kalau begitu topengnya harus lebih dari 150.000. Kemudian pakai sarung tangan dan sebagainya.” -Baca: Suami aktif Psychotoprika Vanessa Angel, mungkin menjadi tersangka

“Ini berarti layanan perawatan rumah sakit Posisi logistik sudah cukup, katanya, karena distribusi kami dilakukan di dinas kesehatan provinsi.

Leave A Comment