Pasien Covid-19 memiliki penyakit neurologis, apa yang dikatakan para ahli?

2020-07-08

TRIBUNNEWS.COM-Selain penularan dan perawatan, para ilmuwan saat ini sedang mempelajari efek dari kerusakan yang disebabkan oleh virus corona (Covid-19) pada tubuh manusia. — Pada pasien Covid-19, selain kondisi abnormal lainnya, sindrom neurologis ini juga akan terjadi, seperti gangguan perasaan dan bau.

Pada awal Maret, seorang pria berusia 74 tahun datang ke ruang gawat darurat dari Boca Raton, Florida.

Dia memiliki gejala batuk dan demam, tetapi pemeriksaan sinar-X mengesampingkan pneumonia dan dia diminta pulang.

Baca: Upaya mencegah penyebaran Covid-19, jarak dari etika bersin dan batuk

Baca: Bagaimana membedakan batuk dari gejala infeksi Covid-19?

Hari berikutnya, demam pria itu meningkat, dan keluarganya mengirimnya kembali ke ruang gawat darurat.

Dia terengah-engah dan kehilangan kemampuannya untuk berbicara.

– Seorang pasien yang juga menderita penyakit paru-paru kronis dan penyakit Parkinson ini, kemudian mengguncang lengan dan kakinya dengan gerakan keras, dan tampaknya mengalami kejang.

Leave A Comment