Masukkan gula rendah dalam nasi dingin?

2020-07-17

Dilaporkan oleh reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bagi penderita diabetes, beras dipandang sebagai musuh. Karena nasi mengandung gula.

Beras juga dianggap sebagai musuh penurunan berat badan orang

Dr Em Yunir, sekretaris Masyarakat Endokrin Indonesia (PERKENI) terkait dengan hipotesis ini, mengatakan bahwa jika nasi dimakan, efek negatif ini akan terjadi. Tambahkan iringan lain.

“Nasi adalah kambing hitam, karena makanan kita kaya akan karbohidrat, nasi hampir tidak memiliki lauk, dan ada banyak kalori di dalamnya,” kata Dr. Em Yunir pada pertemuan Kementerian Kesehatan, Senin (11/11/2019) Di selatan Jakarta.

Misalnya, jika Anda tinggi 160 sentimeter, konsumsi kalori maksimum per hari adalah 1.700 kalori.

Tumpukan beras bisa mencapai 175 hingga 200 kalori di padang pasir saja.

Kemudian, karena beras mengandung indeks glikemik yang tinggi, tekanan gula dalam tubuh manusia meningkat dengan cepat, yang dengan cepat meningkatkan tekanan darah dalam satu hingga dua jam.

Baca: PT 2019 Industri nuklir ada di belakang — Membaca: Tropicana Slim mengundang keluarga Indonesia untuk mencegah dan memerangi diabetes – Membaca: 5 bahaya makan nasi putih tidak sepenuhnya sehat: potensi obesitas diabetes tipe 2 – – “Karena kadar gula darah yang tinggi, jika makanan lain meningkat perlahan, maka biarkan pankreas melepaskan insulin secara perlahan,” kata Dr. Em Yunir.

Ada mitos bahwa nasi putih paling baik dimakan ketika dingin, karena kandungan gula rendah, dan karena tidak memiliki efek, itu segera terurai oleh Dr. Em Yunir.

“Jika nasi panas ditolak karena rasanya, jika lebih banyak gula ditambahkan ke nasi panas,” kata Dr. Em Yunir. Indeks glikemik rendah, tetapi efek jangka panjangnya masih menumpuk gula di dalam tubuh.

“Nasi hitam, jadi indeksnya rendah, jadi kenaikan gula darah berbeda, tetapi dia mengatakan bahwa efek jangka panjangnya sama, Em Yunir.

Leave A Comment