Orang tua harus waspada terhadap eksploitasi anak online

2020-07-17

Reporter Tribunnews.com, laporan Mafani Fidesya Hutauruk-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Comod-19, orang tua harus lebih waspada dan lebih berhati-hati dalam memantau kegiatan anak-anak, terutama ketika anak-anak sedang online. – Ancaman yang ditutupi dalam bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual, banyak ancaman terjadi di dunia maya. Anak laki-laki dan perempuan memiliki potensi yang sama untuk menjadi korban kejahatan.

“Situasi pelecehan dan eksploitasi anak telah berubah. Lebih mudah untuk offline sekarang, terutama di bidang eksploitasi linear anak-anak, terutama anak laki-laki dan perempuan memiliki potensi yang sama untuk menjadi dieksploitasi dan dilecehkan secara seksual. Korban. Tentu saja, masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama, “kata Menteri PPPA, Jumat (3/7/2020). Webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian PPPA “Mencegah eksploitasi anak-anak oleh media online selama pandemi Covid-19” berasal dari Pribadi arta. -Baca: Sejak Januari, KPPPA telah menerima 3.279 laporan tentang kekerasan dan eksploitasi anak di berbagai wilayah Indonesia-PPPA, wakil presiden perlindungan anak, mengatakan bahwa ini bukan hanya penyebaran Covid-19, tetapi juga Dampak banyak kegiatan yang dilakukan di rumah — Membaca: Kasus anak-anak yang dieksploitasi di Penjaringan: diduga dipaksa untuk menemani 10 laki-laki memakai topeng dan mata

“Saat ini, ada Banyak kegiatan untuk anak-anak dilakukan di rumah, seperti belajar dan bersosialisasi dengan anak-anak. Nahar mengatakan: “Orang tua harus berhati-hati untuk mencegah anak-anak dari hal-hal buruk ketika mengakses perangkat dan mengakses Internet, karena anak-anak rentan terhadap eksploitasi online. “

Andy Ardian, Manajer Proyek ECPAT Indonesia, menjelaskan bahwa ada banyak bentuk eksploitasi seksual. Informasi online tentang anak-anak.

Bentuk-bentuk eksploitasi termasuk bahan-bahan yang menunjukkan pelecehan anak, eksploitasi seksual atau pornografi anak. — -Selain itu, perawatan online atau pedofil dibujuk dan kemudian melakukan hubungan seks (membuat citra seksual mereka sendiri).

Leave A Comment