Jumlah pasien dengan demam berdarah terus menurun, dengan total 45266 kasus

2020-07-18

Reporter Apfia Tioconny Billy dari Tribunnews.com di Jakarta-Indonesia Jumlah pasien demam berdarah pada akhir April 2020 masih berfluktuasi. Jumlah kasus per hari selalu lebih besar dari 50 kasus per hari.

“Jika Anda melihat grafik harian, kasing masih naik dan turun, dan kasing setiap hari selalu lebih dari 50,” Siti Nadia (Siti Nadia) pada hari Rabu (22 April 2020) ) Beri tahu Tribunnews.com.

Bahkan, pada 21 April 2020, jumlah pasien yang terinfeksi demam berdarah mencapai 45.266, dan 297 orang meninggal. Membaca: KONSULTASI RAMADAN, takut pada malam hari, apakah itu sahur sebelum tidur? Cara memutuskan-Membaca: Achmad Yurianto: Jangan terinfeksi virus korona dan demam berdarah pada saat yang sama-pasien tertinggi terjadi di Jawa Barat, 6337 kasus, NTT 4679 kasus dan Lampung 4074 kasus, Jawa Timur 3.622 kasus dan 2.288 kotak DKI Jakarta.

Sebelumnya, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa bahkan di rumah, demam berdarah dapat terjadi lagi karena tidak memberantas nyamuk (NHP). Covid-19 diblokir oleh sekolah yang saat ini kosong karena semua kegiatan dilakukan di rumah. Siti Nadia menjelaskan: “Karena pekerjaan rumah (WFH), itu mungkin sarang nyamuk, sehingga PSN di rumah mungkin tidak selesai, dan sekolah, kantor masjid, dan tempat ibadah sekarang sepi.”

Leave A Comment