Mengungkap mitos resep susu kedelai anak untuk alkoholisme

2020-07-18

Reporter, reporter Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Susu kedelai yang terbuat dari kedelai dapat digunakan sebagai suplemen protein untuk membantu anak-anak dengan alergi susu tumbuh.

Sayangnya, banyak susu mistis terkait kedelai beredar di masyarakat, seperti kurangnya nutrisi atau gangguan pada reproduksi anak, yang membuat orang tua tidak berani memberikan susu kepada anak-anak. — Profesor DR, konsultan alergi dan imunologi. Budi Setiabudiawan (Budi Setiabudiawan), Bapak Kes juga memastikan bahwa susu kedelai sangat aman untuk anak-anak.

Susu kedelai juga mengandung protein terhidrolisis yang ditemukan dalam susu, yang dapat membantu anak-anak tumbuh dewasa.

Vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak-anak ditambahkan ke proses pembuatan susu kedelai untuk menjaga kesehatan tubuh.

Membaca: Ini adalah pilihan nutrisi untuk anak-anak dengan alergi susu

Membaca: Menginspirasi menu puding kedelai buah naga anak-anak Penciptaan alergi susu Natasha Rizky (Natasha Rizky)

” Susu formula kedelai dapat disediakan dengan aman, dan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, jadi jangan takut untuk memberikan susu formula kedelai, karena susu formula kedelai sekarang merupakan isolat protein kedelai, ‚ÄĚkata profesor. Budi di webinar pada “Advanced Reaksi Alergi Minggu” pada hari Senin (29 Juni 2020). Profesor Budi juga menunjukkan bahwa mitos bahwa susu kedelai mengganggu reproduksi anak adalah sepenuhnya salah. Menurut banyak penelitian, tidak ada bukti bahwa susu kedelai tidak memiliki dampak negatif pada reproduksi anak-anak dan tidak menyebabkan penurunan kekebalan.

Baik pria dan wanita dapat dengan aman minum susu kedelai untuk menjaga kekebalan tubuh, sehingga anak kurang rentan terhadap penyakit ini.

“Salah satu mitos adalah bahwa bocah lelaki itu kemudian mendapatkan susu formula kedelai, takut mereka akan membanjiri para wanita. Menurut metode penelitian dan analisis, ternyata bahan itu belum terbukti kedelai” “Efek negatif pada fungsi reproduksi dan kekebalan”, Budi Profesor itu menyimpulkan.

Leave A Comment