Minta permintaan topeng karena virus korona untuk mengetahui jenis topeng mana yang paling efektif

2020-07-20

TRIBUNNEWS.COM – Stok topeng di pasar dikatakan telah turun, bahkan satu bulan sebelum Indonesia mengkonfirmasi kasus pertamanya pada hari Senin (3 Februari 2020). Kompas.com dan Merly, seorang karyawan Farmasi Setiabudi K-24 di Soia, mengatakan: “- Topeng sudah berakhir. Sudah sebulan sejak virus halo.” Bahkan jika ada stok topeng, harga pemasok sudah sangat mahal. Sejauh ini, apotek tidak memiliki persediaan masker.

“Meskipun harganya tinggi, Rp 100.000 per kotak, sekitar Rp 30.000 per kotak. Ini adalah topeng merek Sensi,” kata Merly.

Farmasi lain di kota Solo, seperti Kimia Farma, juga mengalami kesulitan membeli masker. “Ngomong-ngomong, masih ada beberapa, tapi jumlahnya sangat kecil.” Karenanya, kami membatasi pembelian hanya untuk 3 topeng (topeng), dan kami tidak lagi menjual setiap topeng. “Adalah karyawan apotek Kimia Farma Solo.

Di apotek Jakarta, kondisinya sama dengan tiga dolar. Stok topeng baru belum tiba dalam beberapa hari.

” Kami hanya memiliki 2 topeng tersisa, Ini adalah model N95 dengan harga satuan Rp 75.000. Rini, seorang karyawan Farmasi K-24 Rawasari di Jakarta Pusat, mengatakan bahwa stocking juga sulit sejak masalah korona.

Leave A Comment