Sejak pandemi Covid-19, kesadaran kebersihan tangan telah meningkat sebesar 85%

2020-07-08

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa TRIBUNNEWS.COM di Jakarta dan Apfia Tioconny Billy melaporkan bahwa sejak virus korona atau pandemi covid-19, perhatian masyarakat terhadap kebersihan, terutama polusi tangan, telah meningkat. pakar medis combiphar Perutama Gani mengatakan, sebuah penelitian mengumumkan bahwa kesadaran masyarakat tentang mencuci tangan mencapai 85%.

Baca: Surat edaran umum baru BUMN sedang dievaluasi untuk menjaga perekonomian nasional.

“” kata Dr. Sandy saat tinggal bersama Combpihar pada hari Selasa (19 Mei 2020). Dia berkata: “Saya baru menyadari bahwa ini adalah alasan ke-19, karena tangan kotor adalah sumber penyakit.” Mulai sekarang, Dr. Sandy mengatakan bahwa kebersihan tangan dapat menjadi kebiasaan baru atau normal baru, karena orang-orang khawatir dengan kesehatan mereka. Sandy mengingatkannya untuk membawa pembersih tangan. Menurut dia, jika dia tidak dapat menemukan air bersih dan sabun untuk mencuci tangannya, itu adalah persiapan.

“Sebagai tindakan pencegahan, siapkan pembersih tangan di tas atau saku pria.” Sandy .

Selanjutnya, dia merekomendasikan penggunaan alkohol 70% sebagai pembersih tangan, sambil tetap mengandung pelembab untuk menghindari tangan Mengering.

“Pembersih tangan terbaik adalah 70% alkohol. Jika Anda menggunakan alkohol dan menjaga kulit Anda tetap kering, cari pelembab yang ada,” kata Dr. Sandy.

Baca: Anggota Dewan Legislatif Sumatera Utara hampir harus melakukan pemogokan dengan pejabat.Ini benar

Pelembab ini juga harus digunakan segera setelah mencuci tangan untuk mencegah kulit mengering dan menjadi panas, karena kesimpulannya adalah bahwa mencuci tangan Intensitas akan meningkat.

“Gunakan pelembab, jadi cuci tangan Anda beberapa kali untuk menghindari kulit kering.” pasir

Leave A Comment