Tren kesehatan di bawah normal baru, membeli makanan dan minuman sehat adalah prioritas utama

2020-07-08

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat ini, seluruh masyarakat sedang mempersiapkan kegiatan pandemi libido yang dikenal sebagai normal baru.

Di bawah normal baru, perilaku yang diterapkan akan terus menjalani kehidupan. Kenakan masker untuk membersihkan, sehat, dan rajin mencuci tangan untuk menjaga jarak.

Profesor Hardiansyah, profesor ilmu gizi IPB di Kementerian Pangan dan Pertanian di Indonesia, mengatakan bahwa seiring perubahan gaya hidup, gaya hidup juga akan mengubah tren. Tetap sehat.

Baca: I Komite DPD RI tidak setuju dengan pemilihan kepala daerah yang diadakan secara bersamaan pada tanggal 9 Desember

Baca: Harga tanaman di Porang terlalu tinggi, dan harga biji bunga menjadi harapan warga Cikatoma selama pandemi — -Baca: Liga 1 2020 berlanjut atau berubah ke kejuaraan? Pelatih Persieber: Baik suka atau tidak, kita harus menerima

“Permintaan akan produk penambah kekebalan akan membuatnya lebih kuat, daya tahan, otot yang baik, rendah lemak,” katanya. Hardinyaah di Webinar Bendera Hitam Putih Bunga, Selasa (2 Juni 2020).

Di masa depan, orang yang suka membeli buah-buahan, sayuran, makanan dan minuman akan diberi label dengan label kesehatan. Protein, sayuran, buah-buahan, termasuk susu, camilan sehat, dan minuman sehat akan semakin diminati di masa depan, termasuk makanan formula seperti susu untuk persiapan selanjutnya. Hardiansyah .

Tidak hanya di bidang pangan, tetapi juga untuk mendukung produk sehat akan menjadi prioritas utama masyarakat, seperti masker dan produk kebersihan.

“Di masa depan, permintaan untuk peralatan sanitasi menyimpulkan bahwa sabun cuci akan meningkat, dan bisnis di daerah ini akan baik. Hardiansyah.

Leave A Comment