Dihadapkan dengan kisah dokter militer Covid-19, topeng itu digunakan sampai pemerintah berjanji untuk memberi hadiah

2020-07-24

TRIBUNNEWS.COM-Meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 memaksa rumah sakit tetap waspada dan terus memberikan layanan.

Meskipun pasien terus berdatangan, beberapa rumah sakit belum 100% siap untuk epidemi.

Staf medis di garis depan juga dipengaruhi oleh virus korona karena alat pelindung diri (APD) Jumlah orang yang benar-benar milik rumah sakit tidak seimbang dengan jumlah pasien yang terus berdatangan. , Menghasilkan 1 kematian.

• Karena jarak sosial yang disebabkan oleh korona, perusahaan harus menegakkan pekerjaan rumah sebelum 5 April. Ini adalah fakta bahwa staf medis Indonesia saat ini bekerja keras untuk merawat pasien Covid-19:

kekurangan ADP, Staf medis pergi

25 dokter di Jakarta terinfeksi virus korona dan 1 orang meninggal.Ini adalah pesan dari Anies Baswedan

Mawar dan Melati adalah dua dari 20 dan 20. Seorang staf medis bertanggung jawab untuk merawat pasien yang terinfeksi coronavirus. Terinfeksi dengan epidemi global.

Karena salah satu dari mereka bekerja tanpa peralatan pelindung pribadi yang lengkap.

Halaman Berikutnya ===============>

Leave A Comment