Imunitas yang ditingkatkan, ahli gizi menyebut pasien dengan protein tinggi, COVID-19 berkalori tinggi

2020-07-26

TRIBUNNEWS.COM – Pasien yang dipantau (PDP) yang terinfeksi dengan Virus Corona (COVID-19) selama rawat inap mengkonsumsi protein dan kalori yang tinggi, dan membuat beberapa rekomendasi yang berkaitan dengan nutrisi.

Seperti yang ditunjukkan oleh Komite Manajemen Pusat, Triyani Kresnawan, Dewan Perwakilan dari Perwakilan Nutrisi (DPP Persagi), dalam sebuah konferensi video yang diadakan di kantor Graha dari Biro Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), “Protein sebagai penambah kekuatan fisik” , Jakarta, Kamis (7/7/2020). – Triani mengatakan: “Untuk pasien yang terinfeksi, permintaan protein memang lebih tinggi dari biasanya, karena salah satu protein dapat digunakan untuk menambah atau mengoptimalkan tubuh manusia Kekebalan, ganti jaringan yang rusak dan perkuat otot untuk mencegah malnutrisi. “

Baca:” Corona World Update “, 7 Mei 2020: Jumlah infeksi baru Rusia telah melonjak menjadi 11.000, dan telah berlalu Sudah 4 hari

Triyani mengatakan bahwa selain protein, pasien ini juga membutuhkan lebih banyak energi atau kalori daripada kebutuhan normal.

Jika pasien mengalami demam atau demam karena kenaikan suhu lebih dari 37 derajat Celcius, pasien perlu mengkonsumsi 13% lebih banyak energi. — “Biasanya, kami menyediakan diet untuk pasien yang dirawat di rumah atlet. Di rumah -V rumah sakit berenergi tinggi dan kaya protein COVID-19, untuk pasien yang masih sadar sepenuhnya, silakan makan untuk semua orang,” katanya.

Untuk pasien dengan koma atau penyakit parah, rekomendasi nutrisi berbeda. -Orang yang umumnya sehat di masyarakat atau mereka yang diawasi yang tidak terinfeksi COVID-19 (ODP) di rumah juga harus terus mengonsumsi menu gizi seimbang. Mereka masih membutuhkan banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, sayuran dan buah-buahan. Makan makanan bergizi sangat penting untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat. Sumber karbohidrat termasuk beras dan jagung. Sumber protein termasuk daging, ayam, telur, tahu, temp kacang dan kacang hijau.

Menu sarapan termasuk nasi putih, telur cerah dan wortel. — Triyani mendesak orang Indonesia untuk memberikan perhatian khusus pada nutrisi seimbang dari makan sayur dan buah-buahan.

“Sebaiknya Anda merekomendasikan buah dan sayuran, hati-hati,” katanya. Konsumsi ikan meningkat menjadi 100 gram, yang meningkatkan asupan protein.

Kemudian Anda bisa mendapatkan 13% energi dari bagian energi lain (seperti nasi atau karbohidrat lain)

Leave A Comment