Masker tidak dianjurkan untuk mencegah coronavirus, tetapi dapat meningkatkan risiko infeksi

2020-07-08

TRIBUNNEWS.COM – Virus Corona atau Covid-19 yang dimulai di Wuhan, Cina pada akhir 2019 kini telah masuk ke Indonesia. Virus korona dua warga negara Indonesia positif. – Presiden Joko Widodo mengkonfirmasi berita itu, Senin (2/3/3020) .

Pasien adalah ibu dari Depok dan anak-anak berusia 64 dan 31 dari Rumah Sakit Saroso, Rumah Sakit Sulianti, Jakarta, dan saat ini sedang menjalani perawatan . Di Indonesia, kecemasan publik pasti akan meningkat.

Baca: Korona positif di Indonesia, keluarga Jokowi memasang topeng di dekat apotek

Di negara lain yang telah terpapar virus corona, fenomena membeli topeng-pesanan besar berkekuatan besar atau bahkan menutup-nutupi produk, untuk Cegah coronavirus.

Situasi yang sama kemungkinan terjadi di Indonesia.

Namun, topeng, terutama masker bedah, dapat benar-benar mencegah coronavirus? Seperti yang dilaporkan Forbes, dokter pencegahan infeksi Eli Perencevich mengatakan orang tidak perlu memakai masker di luar ruangan.

Bahkan jika tetangganya terinfeksi virus korona, masih tidak disarankan untuk memakai topeng. – “Orang sehat biasa tidak membutuhkan topeng atau topeng,” kata Dr. Perencevich.

Leave A Comment