Konsumsi suplemen tidak dapat secara membabi buta, ini adalah aturannya

2020-07-26

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Suplemen tidak hanya menyebabkan efek samping pada obat, mereka juga dapat menyebabkan efek samping karena mereka tidak mengikuti rekomendasi penggunaan, seperti konsumsi berlebihan dan bahkan jika mereka tidak diperlukan.

Misalnya, suplemen vitamin D membantu untuk membantu penyerapan kalsium dan memberikan perlindungan tulang terhadap osteoporosis.

Membaca: Hindari penggunaan obat-obatan dan suplemen untuk meningkatkan kekuatan fisik, jam kerja Bucek dibatasi-menurut penelitian, orang sehat yang terus mengonsumsi vitamin D bahkan jika mereka tidak membutuhkannya dapat memicu atau menyebabkan pembentukan vitamin D. Batu ginjal. Nida Nabilah S. Gz mengatakan sebagai ahli gizi FibreFirst dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (10/10/2020): “Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari suplemen tergantung pada suplemen mana dan apa tujuannya.” Karena jadwal sibuk Anda, Anda perlu Makan lebih sedikit buah dan sayuran, dan pencernaannya tidak lancar dan sehat, sehingga Anda bisa memilih untuk mengonsumsi suplemen serat.

“Ingat, suplemen bukan hanya minuman rasa,” jelas Nida.

Perbedaan antara suplemen serat modern dan masyarakat saat ini, terutama di kota-kota besar, masih kurangnya serat. –Menurut laporan RISKESDAS 2018, disebutkan bahwa 95,4 “orang Indonesia makan lebih sedikit buah dan sayuran.” “

Efek kebalikan dari FibreFirst, yang mengindikasikan pencernaan yang sehat dan lancar, sehingga kotoran dan racun yang terakumulasi dalam saluran pencernaan dapat dihilangkan, dan nutrisi dapat diserap dengan lebih baik.

Membaca: Suplemen reguler, Christian Sugiono lebih percaya diri tentang kegiatan selama pandemi- “Ya, minum tas serat sebelum tidur, biasanya akan menjadi kontraproduktif keesokan paginya ( BAB) “Nida Nabilah S. Gz berkata: FibreFirst ahli gizi.

Seperti kita ketahui, 70% sel kekebalan ditemukan dalam pencernaan, sehingga kekebalan pencernaan yang sehat juga sangat kuat.

Leave A Comment