Jamu harus menjaga kekebalan tubuh selama pandemi korona

2020-07-08

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Obat herbal telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional Indonesia. Selain kemajuan teknologi, beberapa jenis herbal telah menjadi subjek uji klinis, dan hasilnya telah membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. -Menurut data penelitian kesehatan dasar 2013 (Riskesdas), sekitar 60% dari populasi di atas 15 tahun di Indonesia telah menanam tanaman obat. Hampir 95% dari mereka yang minum obat herbal akan mendapat manfaat.

Sekitar 30% rumah tangga di Indonesia juga memakan tanaman obat sebagai bagian dari pengobatan tradisional. Bahkan, Presiden Jokowi juga punya kebiasaan minum obat herbal.

Presiden mengungkapkan rahasia menjaga kesehatan dalam pengunduhan di akun Instagram-nya, yaitu, dimulai dengan obat herbal yang dicampur dengan berbagai bahan, hari pertama adalah menghancurkan temulawak, jahe dan kunyit, lalu diseduh dengan air panas .

Baca: Iko Uwais sedang bersiap untuk memutar ulang film di Hollywood.Niko, pemilik Gracious Healthy Drink, mengatakan bahwa sebagian besar orang Indonesia percaya bahwa herbal dapat membantu menjaga kesehatan.

“Ketika epidemi korona menyebar seperti sekarang, minum obat herbal dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh. Jahe merah dan campuran empon-empon dapat dengan baik mencegah ancaman virus,” katanya pada hari Minggu, 27 April 2020 hari.

Baca: Kisah Perjalanan Roh Teuku Wisnu mempelajari “Quran”

Mengingat permintaan masyarakat akan tumbuh-tumbuhan, pihaknya telah berinovasi dengan memproduksi ramuan praktis dan sehat. “Gaya presiden Anda sangat sehat, dan kami” terbuat dari bahan-bahan yang terdiri dari jahe merah, madu, dan lemon, “kata Nico.

Leave A Comment