25 dokter di Indonesia meninggal karena paparan Covid-19, termasuk Dr. Naek L Tobing

2020-07-29

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kematian Dr Naek L Tobing menambah daftar dokter yang meninggal karena paparan virus korona (COVID-19).

Berita kematian Dr. Naek L Tobing yang meninggal karena Covid-19 telah dikonfirmasi dalam hubungan masyarakat Dr. Halik Malik dari Asosiasi Medis Indonesia (IDI).

“Ya, baru saja dikonfirmasi oleh Dr. Naek L Tobing, pakar kesehatan mental Cabang IDI Jakarta Selatan, Dr. Halik mengatakan pada Tribunnews.com, Senin (6/4/2020):” Dia ada di sini pagi ini RSPP Jakarta terbunuh dan telah menerima tes swab Covid19.Hasilnya positif.

Sebelumnya, 24 dokter meninggal di Covid-19, termasuk dokter gigi milik Indonesian Dental Association (PDGI). Masih berjalan sesuai rencana

Baca: Berita Berita-Pep Guardiola Grieves, ibunya meninggal setelah terinfeksi virus Corona

Orang yang terinfeksi covid-19 berada di bawah pengawasan status pasien dan pengawasan positif diumumkan terinfeksi covid -19 Dr. Halik berkata: “Ya, sejauh ini, kita tahu bahwa 18 dokter dan 6 dokter gigi di antara orang-orang yang meninggal pada covid19 akan meninggal akibat PDP positif dan Covid-19.” Jumlah dokter yang meninggal pada Covid-19 Sebisa mungkin, IDI mengingatkan dokter dan staf medis lainnya untuk lebih berhati-hati ketika merawat pasien Covid-19. — Baca: Penyamakan palsu bukan peringatan untuk Corona, tetapi untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh dengan tepat

“Saat ini, PB IDI menyatakan belasungkawa yang terdalam,” kata Dr. Halik- “Risiko staf medis terinfeksi coronavirus memang Tidak ada cara untuk menentukan kapan dan di mana. Faktanya adalah bahwa staf medis harus dilindungi dengan berbagai cara, dan staf medis harus ekstra hati-hati. Untuk menjaga agar korban epidemi ini tidak bertambah, “lanjut Dr. Halik. –Ini adalah jumlah dokter selain dokter. Naek L Tobing meninggal karena paparan Covid-19:

1. Profesor DR. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM) 2. Profesor. Bambang Sutrisna (antarmuka pengguna GB FKM) 3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat) 4. Lalopua, M. Kes (Biro Kesehatan Kota Bandung) 5. Dokter. Hadio Ali K, Sp.S (DKI Jakarta Perdossi, IDI Jakarta Selatan) 6. Dokter. Djoko Judodjoko, Dr. Sp.B (IDI Bogor) 7. Adi Mirsa Putra, Sp. THT-KL (IDI Bekasi) 8. Dokter. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (Dr. RSJ Soeharto Herdjan, IDI Jakarta Est) 9. Dokter. Ucok Martin Sp. P (dosen USU FK dari USI FK) 10. Dokter. Efrizal Syamsudin dari MM (IDI Prabumulih cabang, RSUD Praumulih, Sumatra Selatan) 11. Dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur) 12. Dr. Laksma (Purn). Jeanne PMR Winaktu dari SpBS di Rumah Sakit Mintohardjo. (IDI Jakarta Pusat) 13. Profesor. Nasrin Kodim, MPH (Profesor Epidemiologi, FKM UI) 14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp ENT meninggal di RSUP. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar) 15. 15. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) meninggal di Rumah Sakit Persahabatan (IDI, Jakarta Selatan). ) 16. Dr. Ketty dari Rumah Sakit Medistra (IDI Tangsel) 17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan). 18. Dr. Wahyu Hidayat dari Spaht meninggal di Rumah Sakit Pelni (IDI Kabupaten Bekasi). 19. Haimi Susanna Vijaja 20. Yuniarto Budi Santosa21. Amutavia P. Artistici 22. Roselani Widajati Odang 23. Gunawan Oentaryo 24. Anna Herlina Ratnasari

Leave A Comment