Menu Opor dan Rendang kurang panas beberapa kali dan buruk bagi kesehatan Anda

2020-07-30

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Semua orang pasti bisa menyukai menu ini dan menu Rendang. Dua menu ini biasanya ditawarkan saat Idul Fitri.

Keduanya simbolis, dan menjadi kritis ketika Idul Fitri tiba. Ketika sejumlah besar lebaran, opor dan rendang biasanya disiapkan untuk dikonsumsi bersama keluarga besar.

Tapi, sayangnya, kadang-kadang hidangan opor dan rendang kadang tidak habis segera, dan kemudian disiapkan sebagai pengiring di hari-hari berikutnya. — Saat makan, biasanya menaruh dua makanan di atas api untuk membuatnya enak lagi.

Proses pemanasan bahkan dapat dilakukan beberapa kali, dan juga dapat disesuaikan beberapa kali sesuai dengan kondisi dan ketersediaan telur dan fudge.

Jika kedua makanan tersebut sudah tua atau ingin habis, proses pemanasan biasanya dihentikan. Walaupun ini buruk untuk kesehatan.

Bahaya memanaskan makanan santan

Rista Yulianti Mataputun (S.Gz.), ahli gizi di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, menjelaskan alasannya — — Menurutnya, baik Opor dan Rendang adalah makanan yang dibuat dengan santan. Inilah sebabnya mengapa dianjurkan untuk tidak memanaskan Opor dan mashup beberapa kali.

Dia menjelaskan bahwa santan sebenarnya adalah jenis lemak yang baik. Santan mengandung asam lemak dan trigliserida, yang mudah terbakar oleh tubuh.

Leave A Comment