Kebiasaan minum kopi dan hubungannya dengan kesehatan jantung

2020-07-30

TRIBUNNEWS.COM-Sekarang, minum kopi telah menjadi cara hidup. Beberapa orang bahkan minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Namun, banyak orang merasa gugup atau memiliki irama jantung yang lebih cepat setelah minum kopi.

Dengan meluncurkan halaman “Yayasan Jantung”, kafein adalah stimulan alami. Karena itu, banyak orang merasa waspada setelah minum kopi dan meningkatkan konsentrasi.

Namun, kopi juga dapat menyebabkan efek samping, termasuk peningkatan detak jantung.

Baca: Detak jantung abnormal, Jessica Iskandar didiagnosis menderita takikardia, apa ini?

Salah satu efek negatif dari kopi adalah memicu peningkatan detak jantung. Ini juga dapat menyebabkan atrial fibrilasi atau perubahan irama jantung.

Ini terjadi karena kafein dalam kopi memicu pelepasan hormon norepinefrin, yang menghasilkan efek stimulasi yang mirip dengan epinefrin.

Baca: Bagaimana tanggapan pasien jantung terhadap normal baru? Ini adalah saran dari ahli jantung – selain itu, kafein juga dapat meningkatkan kandungan kalsium dalam sel-sel jantung, yang juga mempengaruhi aktivitas pemompaan jantung. Namun sejauh ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa asupan kopi dapat menyebabkan penyakit jantung.

Namun, orang dengan masalah jantung abnormal atau tekanan darah tinggi tidak boleh mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan. — Manfaat kopi bagi jantung Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, kopi dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk kesehatan jantung kita.

Leave A Comment