Virus Corona dapat ditularkan melalui udara, ini adalah respons dari kelompok kerja Covid-19

2020-07-30

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Juru bicara pemerintah untuk manajemen virus korona Achmad Yurianto menanggapi informasi terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang mengakui Bukti penularan melalui udara.

Menurut Yurianto, propagasi dapat terjadi melalui mikro-tetesan. Yuri mengatakan pada hari Rabu (8 Agustus 2020) bahwa Kompas.com mengatakan: “Ini adalah microdrop.”

Menanggapi perkembangan ini, Yuri meminta masyarakat untuk memastikan pelaksanaan perjanjian kesehatan Tidak bisa dinegosiasikan

Menurut Yuri Anto, mengenakan topeng, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah hal yang paling penting. Achmad Yurianto mengatakan: “Perjanjian kesehatan tidak bisa dinegosiasikan. Pakai topeng, cuci tangan, dan pakailah masker dengan benar.” Membaca: 239 ilmuwan dunia mengatakan bahwa virus korona dapat terbang lebih dari 2 meter di udara dalam waktu 2 meter – di samping itu, Yuri ( Yuri) mengingatkan orang untuk waspada di ruang terbatas seperti kantor dan mobil KRL. – “Batasi jumlah penumpang (ketika Anda naik KRL). Sampai kantor mengganti topeng baru”, kata Yuri Anto.

Baca: Covid-19 partikel aerosol menyebar di udara dengan cara yang sama seperti asap rokok, dapatkah mereka memakai topeng secara efektif?

Sebelumnya, pada konferensi pers yang diadakan di Jenewa pada hari Selasa (7 Juli 2020), WHO mengakui bahwa tanpa beban menyebabkan penyebaran coronavirus SARS-CoV-2 dari coronavirus Covid-19. Bukti baru “.

Maria Van Kerkhove, manajer teknis pandemi WHO Covid-19, mengatakan bahwa WHO telah membahas transmisi udara dan aerosol (partikel virus mengambang di udara) Kemungkinan. Air) sebagai bentuk transmisi Covid-19.

Leave A Comment