Ahli bedah menjelaskan cara makan daging setelah penyunatan pada pria

2020-07-31

Reporter dari Tribunnews.com dari Apfia Tioconny Billy di Jakarta-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Mitos tentang kesehatan, banyak di antaranya yang beredar di masyarakat. Biasanya terkait dengan puasa makanan tertentu.

Contohnya adalah mitos yang melarang laki-laki untuk makan daging setelah sunat. Tujuannya adalah untuk cepat menyembuhkan luka sunat.

Bagaimana dengan fakta medis? Apakah makan daging akan memperlambat penyembuhan luka sunat?

Ahli bedah, Ph.D. Andika August Winata dari SpB menunjukkan bahwa mitos itu salah karena protein dalam daging memang penting untuk pemulihan. Karena Anda membutuhkan protein untuk pulih dengan cepat, “kata Dr. Andika, Rabu (17/6/2020) di Instagram di Eka Hospital.

Dr. Andika mengatakan ia bahkan biasanya merekomendasikan operasi penyunatan atau makan daging. Sembuh .

Dr. Andika berkata: “Bagaimanapun, operasi dianjurkan, dan sejumlah besar protein putih telur ayam diperlukan agar mereka dapat dimakan dengan cepat. “Baca: Ketika Anda dipaksa untuk masuk ke salon selama pandemi, haruskah Anda mempertimbangkan keselamatan?

Sunat itu sendiri mengacu pada pengangkatan kulit di ujung penis untuk mencegah berbagai risiko penyakit dan menjaga kebersihan penis. – – Ada banyak metode yang dapat dikembangkan untuk sunat pada usia berapa pun, termasuk memotong langsung kulit khatan dengan pisau bedah, laser, pinset atau tali.

Zaman tanpa sunat, semakin lama penyembuhannya Semakin lama waktunya, semakin banyak anak-anak.

Leave A Comment