Juru bicara kontrol Covid-19 menyangkal bahwa senjata panas menggunakan sinar radioaktif dan merusak otak

2020-08-02

Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews.com Reza Deni-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah menyangkal rumor tersebut, mengatakan bahwa senapan panas yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh akan menggunakan sinar radioaktif dan karenanya merusak otak.

“Para pakar sains yang berbeda mengatakan kalimat ini salah, karena senapan panas hanya dapat mengukur radiasi inframerah,” siaran pers Yuri, Senin (20/7/2020) di Graha BNPB Kata di pertemuan itu.

Infrared, menurut Yurianto, itu akan selalu tercermin oleh semua benda di sekitarnya.

“Dia melanjutkan.” Berbagai referensi mengatakan bahwa pernyataan akan merusak otak. Ini adalah pernyataan palsu yang akan membuat semua orang berisiko dan benar-benar akan Ini kontraproduktif dan mencegah penyebaran terjadi. “Agen pinggiran kota dari virus menyalahgunakan heat gun daripada kandidat. Ini adalah tanggapan PT KCI-Yuri juga meminta masyarakat untuk memperbarui informasi Covid-19 dengan benar.” Jadi, jangan mudah menyatakan bahwa senapan panas mengandung sinar radioaktif. Menurut pernyataan bahwa sinar laser akan merusak struktur otak kita, simpulnya.

Leave A Comment