Anak-anak yang malas mengunyah makanan akan memengaruhi kekuatan rahang

2020-08-02

Dilansir dari reporter Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Anak-anak dengan kesulitan makan sering membuat orang tua mereka pusing, terutama jika mereka tidak ingin makan makanan yang sudah disiapkan. Adalah contoh dari situasi lain. Anak-anak di atas dua tahun menginginkan makanan lunak karena malas.

Ahli pengobatan fisik dan rehabilitasi. Roy Dwi Indra Sp.KFR mengatakan bahwa anak berusia dua tahun harus terbiasa menelan makanan keras seperti nasi.

“Jika anak-anak mulai makan sejak usia enam tahun, dan jika mereka berusia 2,5 tahun, rasanya tidak akan terus bertambah. Selalu ada waktu untuk menelan kebiasaan ini. Beras,” kata Dr. Roy, Senin 6/7/2020) dalam webinar yang diadakan dengan Rumah Sakit Eka Hospital.

Dr Roy menjelaskan bahwa anak-anak menelan dan menggigit makanan dengan malas, terutama anak-anak setelah dua tahun dapat menderita masalah rahang atas.

Alasannya adalah bahwa ketika mengunyah makanan, tulang rahang akan bergerak naik dan turun untuk meningkatkan kualitas tulang rahang.

“Kamu harus makan. Gerakan ke atas dan ke bawah tulang rahang dan Dr. Roy berkata:” Otot pipi, lidah, dan rahangnya sangat kuat. “Kualitas rahang yang kuat juga dapat meningkatkan kualitas bicara anak-anak, karena otot-otot mulut kuat, sehingga cairan tubuhnya lebih kaya, kata Dr. Roy:” Mengunyah malas bisa berbahaya karena penting untuk bciara dan proses pertumbuhan. . “

Jika masalah makan dan mengunyah yang malas ini terjadi, kamu juga harus berkonsultasi dengan masalahnya. Lanjutkan karena kamu khawatir itu akan merangsang sentuhan.

” Kemudian, dokter akan bertanya apakah kamu tidak mau makan, karena Gairah dan sentuhan terlalu lemah untuk mencairkan makanan, Anda perlu mengamati kembali penyebab penyakit, pertama-tama periksa ke dokter. Roy

Leave A Comment