Dikenal sebagai ahli korona obat yang efektif: Dexamethasone mengurangi peradangan dan tidak membunuh virus

2020-08-03

TRIBUNNEWS.COM – Deksametason obat antiinflamasi (deksametason) tiba-tiba banyak dibahas di masyarakat sebagai obat revolusioner untuk coronavirus (Covid-19). .

Hasil menunjukkan bahwa obat telah berhasil mengurangi risiko kematian pasien Covid-19 dalam kasus yang parah.

Pada tanggal 11 Maret, Surakarta, Dr. Reviono SpP, direktur Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas (UNS), menemukan bahwa deksametason dapat mengurangi peradangan atau peradangan pada pasien Covid -19 tanpa membunuh virus.

Karena deksametason adalah obat antiinflamasi atau inflamasi, bukan obat antivirus. Obat-obatan hanya dapat mengobati peradangan, bukan bakteri atau virus yang menyebabkan peradangan, “kata Tribunnews ketika dia menghubungi Revi, Jumat (19/6/2020). Menurut Revi, deksametason tidak seperti hydroxychloroquine. Katakan: “Xamethasone berbeda dari hydroxychloroquine, itu bukan obat antivirus. “Baca: Kasus positif Corona meningkat pada 1226, Java Oriental menjadi daerah tertinggi-Reading: Asosiasi Dokter Indonesia: 38 dokter meninggal om Covid-19-Revi mengungkapkan bahwa coronavirus dapat menyebabkan peradangan atau Peradangan yang luas. Dia berkata: “Untuk memungkinkan deksametason membantu mengatasi peradangan dalam tubuh, daripada sepenuhnya menghilangkan virus,”

Leave A Comment