Karena itu, meski ada terlalu banyak lemak, karbohidrat dapat disimpan dalam tubuh sebagai energi

2020-08-04

Dilaporkan, reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM-Karbohidrat adalah sumber utama nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia untuk diubah menjadi energi. Inilah sebabnya kami penuh energi dalam kegiatan kami.

Terutama mereka yang suka olahraga, karbohidrat dari nasi, kentang, roti dan gula sangat bermanfaat, agar tidak menjadi lemah saat berolahraga.

Rendy Dijaya Muliadi, seorang ilmuwan kesehatan dan ahli gizi di Nutrifood Research Center, menjelaskan: Ketika karbohidrat dicerna, tubuh secara otomatis menyimpannya dalam cadangan energi tubuh.

“Glycogen menyimpan karbohidrat, jadi jika Anda makan karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen, mereka akan dipecah menjadi energi,” kata Lundy saat tinggal bersama Nutri Foods, Selasa (23/6) / 2020). –Reading: Saat berolahraga di luar ruangan, dokter menyarankan untuk memakai topi-lalu, ketika karbohidrat dikonsumsi berlebihan, tubuh secara otomatis akan menyimpannya dalam bentuk lemak.

Jika lemak menumpuk di dalam tubuh, mungkin ada risiko kelebihan berat badan, yaitu obesitas, terutama jika itu tidak seimbang dengan aktivitas fisik.

“Banyak karbohidrat yang disimpan dalam permen karet ak, jadi jika Anda sedang diet tetapi masih gemuk, itu berarti terlalu banyak karbohidrat. Jangan menyimpan nasi, roti atau nasi udon dengan kue. Lemak,” Ray Kata Di.

Membaca: Olahraga di rumah adalah cara terbaik untuk tetap sehat selama pandemi COVID-19

Nutrisi lain yang diperlukan untuk membantu tubuh manusia dalam memproses karbohidrat dapat diperoleh dari kompleks multivitamin B.

Contoh vitamin B ini diperoleh dari sayuran seperti bayam, selada, lobak, brokoli dan buah-buahan (seperti pisang dan apel).

“Vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan B7 membantu menghasilkan energi dari karbohidrat. Ada banyak proses yang membantu proses kompleks vitamin B dalam sayuran dan buah-buahan,” Rendy menyimpulkan.

Leave A Comment