Halodoc, Gojek dan Kemenkes menyediakan layanan kontrol telemedicine Covid-19

2020-08-04

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bersama dengan aplikasi layanan medis Gojek dan Halodoc, meluncurkan cek konsultasi telemedicine online untuk Covid-19.

Layanan ini didukung oleh sekitar 20.000 dokter yang disetujui.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi (Oscar Primadi) mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa telemedicine dapat menjadi solusi untuk membantu departemen kesehatan Indonesia menyaring pasien yang berisiko Covid-19. Oscar mengatakan: “Gojek dan Halodoc akan memiliki kesempatan untuk menyebarluaskan informasi dan pendidikan tentang pencegahan Covid-19 kepada publik.” Senin, 23 Maret 2020.

Layanan ini akan didasarkan pada kartu shuffl di aplikasi Gojek Berikan formulir. Pengguna yang memilih kartu acak akan segera pergi ke layanan Check Covid-19 di aplikasi Halodoc. Oscar mengatakan: “Pengguna dapat berkonsultasi tentang gejala kesehatan yang mereka alami dan melakukan pemeriksaan terkait Covid-19.” – “Jika pengguna mencurigai Covid-19, dokter akan melakukan perawatan dan meminta pengguna untuk tinggal di rumah untuk isolasi, dan Gojek Obat resep akan dikirimkan ke rumah pengguna, ”lanjut Oscar.

Baca: Ikuti Anies Call, 974 perusahaan di Jakarta merekrut pekerja rumah tangga – Andre Soelistyo, co-CEO Gojek Group, mengatakan dalam kerja sama ini bahwa ia terlibat dalam manajemen dari ekosistem hingga penguatan Covid-19. Tunggu mobilisasi semua elemen. Indonesia .

Baca: Teks lengkap Terima kasih kepada Corona, kegiatan pengunduhan ibu Buyar yang dibubarkan oleh polisi Banyumas

“Pengemudi membantu masyarakat untuk mendapatkan barang-barang yang diperlukan, makanan dan obat-obatan,” katanya.

“Kami juga mengingatkan lebih banyak dokter agar masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter dalam kategori Covid-19 kapan saja.”, Laré Jonathan December.

Halodoc masih menyediakan layanan ini secara gratis.

Leave A Comment